Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cegah Kerusakan Mata Gara-gara Gadget

Gawai seakan telah menyihir orang-orang dengan berbagai fitur-fiturnya. Termasuk mereka yang di usia belia, seperti remaja.

Editor: Ariestia
RS Awal Bros Panam
Dokter Spesialis Mata Rumah Sakit (RS) Awal Bros Panam dr Rudi Sinaga SpM 

Cegah Kerusakan Mata Gara-gara Gadget

SUDAH menjadi pemandangan umum orang kini asyik dengan gawai (gadget) masing-masing. Itu terlihat dimana-mana.

Gawai seakan telah menyihir orang-orang dengan berbagai fitur-fiturnya. Termasuk mereka yang di usia belia, seperti remaja.

Gawai dengan teknologi internet yang telah berkembang sebegitu rupa tak dinafikan lagi memberi banyak kemudahan bagi manusia.

Mulai dari membaca berita, mencari informasi, bertransaksi, belanja hingga bersosialisasi. Dunia seakan dalam genggaman.

Akan tetapi, keasyikan mempelototi gadget juga disorot berdampak buruk pada kemampuan bersosialisasi manusia.

Khususnya generasi muda. Sementara di sisi kesehatan, penggunaan gadget dalam waktu lama berpotensi merusak mata.

“Penggunaan gadget terlalu lama bisa merusak mata apalagi bila gadget dipakai untuk bermain game maupun nonton Youtobe,’’ ujar Dokter Spesialis Mata Rumah Sakit (RS) Awal Bros Panam dr Rudi Sinaga SpM beberapa waktu lalu.

Dr Rudi menjelaskan, penggunaan gadget secara berlebihan bisa berdampak terjadinya kelainan refraksi mata. Itu karena gawai dan komputer tablet memancarkan sinar biru (blue light) yang tak bagus bagi kesehatan mata.

Dr Rudi mengatakan, paparan langsung sinar biru dapat menyebabkan kerusakan retina. Pasalnya, sinar biru dapat menyebabkan degenerasi makula. Memicu hilangnya penglihatan sentral atau kemampuan untuk melihat apa yang ada di depan Anda.

Ada beberapa tips dari dr Rudi untuk mencegah kerusakan mata gara-gara mempelototi gawai dalam waktu lalu.

Pertama, jaga jarak pandangan mata dari gadget.

‘’Jangan biarkan anak terlalu mendekatkan layar gadget-nya ke mata. Atur jarak gadget 30-40 Cm dari mata. Perhatikan juga letaknya, sebaiknya agak lebih rendah dari ketinggian mata. Setidaknya bagian tengah layar gadget antara 10-23 Cm di bawah posisi mata,’’ jelasnya.

Selanjutnya, dr Rudi menyarankan agar cahaya ruangan tempat anak beraktivitas dengan gadget tidak terlalu terang maupun redup. Cahaya ruangan yang terlalu terang akan membuat silau dan mengganggu
penglihatan.

Sebaliknya, ruangan yang terlampau gelap dapat mempercepat kelelahan mata. Kalau suasananya gelap, itu kontras sekali dengan cahaya layar gadget. Sehingga gadget pun akan memberikan cahaya berlebihan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved