UPDATE! Kabinet Jokowi-Maruf, 7 Menteri Paling Populer hingga Prediksi Nama yang akan Dihapus

Kabinet Jokowi, tujuh nama dinyatakan sebagai menteri paling populer berdasarkan riset Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gajah Mada (UGM).

UPDATE! Kabinet Jokowi-Maruf, 7 Menteri Paling Populer hingga Prediksi Nama yang akan Dihapus
Tribunnews/Jeprima
Joko Widodo dan Ma'ruf AMin di Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. 

UPDATE! Kabinet Jokowi-Maruf, 7 Menteri Paling Populer hingga Prediksi Nama yang akan Dihapus

TRIBUNPEKANBARU.COM - Joko Widodo dan Maruf Amin akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2014 pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Terkait hal tersebut, Jokowi memiliki waktu tiga bulan lagi untuk menentukan nama-nama yang akan mengisi kabinet pemerintahan berikutnya.

Menjelang penyusunan kabinet Jokowi, tujuh nama dinyatakan sebagai menteri paling populer berdasarkan riset Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gajah Mada (UGM).

Tak hanya itu, beberapa nama juga diprediksi akan terancam meninggalkan kabinet.

Dirangkum Tribunnews dari Kompas.com, berikut fakta-fakta soal kabinet Joko Widodo-Maruf Amin :

Baca: SOSOK Anna Anufrieva: PNS Cantik yang Dipecat karena Foto Tanpa Busana di Majalah Dewasa

Baca: Edit Fotonya Jadi Sangat Cantik di Kertas Suara, Caleg Terpilih DPD NTB Digugat ke MK

Baca: ZODIAK HARI INI Sabtu (13/7/2019): Gemini Akan Ada Kejutan Nih, Scorpio Jangan Ragu Yah!

1. Tujuh menteri paling populer

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu dengan Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia Dato Salahuddin Ayub di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/7/2019).
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu dengan Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia Dato Salahuddin Ayub di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/7/2019). (KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN)

Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gajah Mada (UGM) mengumumkan hasil tujuh menteri paling populer melalui riset yang dilakukan.

Dalam riset ini, CfDS menggunakan media sosial dan tipe interaksi yang dilakukan para menteri di Twitter dan Instagram.

Dikutip dari Kompas.com, pengambilan data tersebut dilakukan pada 25 Mei 2019.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved