Indragiri Hulu

Gara-gara Salah Tulis Alamat Caleg, KPU Inhu Riau Disidang DKPP

Sidang ini terkait perkara laporan warga ke Bawaslu Inhu selanjutnya dilanjutkan ke DKPP terkait salah tulis alamat.

Gara-gara Salah Tulis Alamat Caleg, KPU Inhu Riau Disidang DKPP
Istimewa
Suasana sidang DKPP di kantor Bawaslu Riau 

Gara-gara Salah Tulis Alamat Caleg, KPU Inhu Riau Disidang DKPP 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Penyelenggara Pemilu yang dilakukan KPU Kabupaten Indragiri Hulu.

Sidang yang digelar di Gedung Bawaslu Riau Selasa (6/8/2019).

Sidang ini terkait perkara laporan warga ke Bawaslu Inhu selanjutnya dilanjutkan ke DKPP terkait salah tulis alamat yang dilakukan KPU terhadap seorang Caleg di Inhu.

Sidang ini sendiri dipimpin Anggota DKPP RI, Ida Budhiati dengan didampingi 3 orang Tim Pemeriksa Daerah (TPD Provinsi Riau) yang terdiri dari Rusidi Rusdan (TPD unsur Bawaslu) Abdul Hamid (TPD unsur Masyarakat), dan Nugroho Notosusanto (TPD unsur KPU).

Baca: Pantas Sejumlah Ruas Jalan Gelap, 15 Persen PJU yang Punya Meteran di Pekanbaru Tak Berfungsi Baik

Pada perkara ini yang menjadi pihak Pengadu adalah Dedi Risanto, Mulianto, Ali Muhtar dan Akhmad Khaerudin (Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu) yang mendapat laporan dari salah seorang caleg.

Sedangkan pihak teradu adalah Yenni Mairida, Dwi Apriansyah, Ronaldi Ardian, Risman, dan Fitra Rovi (Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Indragiri Hulu). Dalam sidang, tampak hadir Pihak Terkait yaitu Dedi Pedianto
(Kasubag Teknis KPU Kabupaten Indragiri Hulu) dan Wahyudi (Staf Tenaga Pendukung KPU Kabupaten Indragiri Hulu).

Dihadirkan juga sejumlah saksi dalam sidang tersebut.

Dalam sidang Kode Etik ini, pengadu mendalilkan bahwa para teradu (Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Indragiri Hulu) diduga tidak cermat dalam mencantumkan alamat tempat tinggal salah satu Caleg dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan di TPS pada tanggal 17 April 2019 yang lalu.

Kesalahan penulisan tersebut terjadi di TPS Dapil Indragiri Hulu I (Kecamatan Rengat, Rengat Barat, dan Kuala Cenaku).

Atas kesalahan tersebut caleg yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan ke Bawaslu Inhu yang bertindak pengadu dalam sidang DKPP.

"Mendapat Laporan tersebut Kemudian Bawaslu Inhu melakukan kajian dan meneruskan laporan yang diduga pelanggaran kode etik ke DKPP. Dalam persidangan terungkap fakta bahwa para teradu mengakui telah terjadi kesalahan dan telah melakukan perbaikan,"ujar ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan.

Baca: Indonesia Great Sale Digelar 14-25 Agustus 2019, Diskon Besar-besaran Sampai 74 Persen

Sementara itu Pihak terkait, Dedi Pedianto Kasubag Teknis KPU Kabupaten Inhu dalam keterangannya di persidangan, mengakui dirinya baru mengetahui adanya kesalahan tersebut pada hari pencoblosan pukul 13.30 WIB.

"Selanjutnya, informasi dari panitera sidang, hasil putusan perkara ini akan diumumkan di laman DKPP RI dalam beberapa waktu kedepan,"jelas Rusidi Rusdan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved