Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

OTT KPK

OTT KPK Amankan 12 Orang dan Rp 2 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih

Operasi Tangkap tangan (OTT) yang dilakukan komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total sudah mengamankan 12 Orang.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. 

OTT KPK Amankan 12 Orang dan Rp 2 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA - Operasi Tangkap tangan (OTT) yang dilakukan komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total sudah mengamankan 12 Orang.

OTT yang sudah dilakukan sejak Rabu (7/8/2019) malam itu terkait dugaan suap impor bawang putih.

Angka itu didapat setelah KPK menangkap anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Dhamantra.

Nyoman tiba di KPK sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (8/8/2019).

Legislator itu adalah yang paling terakhir ditangkap.

"Ke-12 orang totalnya yang kami amankan sampai dengan siang ini. Tadi barusan ada satu orang (Nyoman) yang kami amakan dari Bandara Soekarno Hatta dan kemudian dibawa ke kantor KPK. Sekarang sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Baca: KPK Jemput Legislator Dari Kongres Parpol di Bali, Lanjutan Dugaan OTT Impor Bawang Putih.

Baca: Sedang Kongres Parpol di Bali, KPK Akan Amankan Oknum Anggota DPR RI Terkait OTT Impor Hortikultura.

Baca: KPK Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing di Sejumlah Negara Dalam Kasus Suap Garuda Indonesia

Febri menegaskan, ke-12 orang yang telah ditahan tersebut sedang diselidiki tim KPK dan status hukumnya akan disampaikan maksimal 24 jam setelah penangkapan.

"Jadi belum tentu 12 orang yang diamankan itu semuanya jadi tersangka karena ada peran masing-masing yang perlu digali oleh penyidik," ungkapnya kemudian.

Selain Nyoman, KPK menangkap unsur swasta, importir, sopir, Nyoman Dhamantra, asisten Nyoman serta pihak lainnya.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berbicara pada seminar nasional di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/3/2019).

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi mengenai transaksi terkait rencana impor bawang putih ke Indonesia.

"Setelah kami cek di lapangan, diketahui ada dugaan transaksi menggunakan sarana perbankan," ucap Agus.

Pada Rabu (7/8/2019) malam pukul 21.30, penyidik KPK pun bergerak melakukan operasi tangkap tangan ( OTT).

KPK total mengamankan 11 orang dalam OTT diduga terkait suap impor bawang putih. Dalam OTT ini, KPK telah mengamankan bukti transaksi sekitar Rp 2 miliar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved