Berita Riau

VIDEO: Rapat Karhutla di Gedung Daerah Mendadak Ricuh, Danrem Usir 3 Mahasiswa dari Ruang Rapat

"Tolong hormati saya, keluar, atau saya akan ambil tindakan represif," kata Kapolda Riau, Irjenpol Widodo Eko Prihastopo. Disaat bersamaan Kapolda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rapat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berlangsung di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis (8/7/2019 mendadak gaduh.

Tiga mahasiswa menyusup masuk ke dalam ruang rapat dan membentangkan tiga poster dari karton bewarna yang betuliskan "Kapolda Jangan Lagi Kongkow dengan Koorporasi, Cabut Izin Pembuka Lahandan Koorprasi Ilegal, Kita Harus Jaga Bumi Riau".

Belakangan diketahui, tiga mahasiswa yang menyusup masuk kedalam ruang rapat tersebut adalah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Riau.

Tiga mahasiswa ini sempat beberapa menit membentangkan poster dari karton berwana putih.

Namun aksi mereka kemudian dilarang oleh petugas keamanan yang ada di ruang rapat. Satu persatu poster yang dipampangkan oleh tiga mahasiswa tersebut diambil dan dirobek oleh petugas.

Setelah seluruh poster diambil petugas, tiba-tiba salah seorang mahasiswa berteriak "hidup mahasiswa".

Sontak seluruh peserta rapat melihat ke arah belakang dimana tiga mahasiswa itu berdiri. Aksi yang dilakukan oleh tiga mahasiswa ini sontak membuat ruang rapat menjadi tengang.

Pasalnya disaat bersamaan Kapolda Riau sedang memberikan arahan terkait penegakan hukum bagi para pelaku pembakar lahan di Riau dihadapan peserta rapat.

Baca: BREAKING NEWS: Ricuh! 3 Mahasiswa Menyusup ke Rapat Penanganan Karhutla Riau, Danrem: KELUAR KALIAN

Baca: Kabut Asap Masih Menyelimuti, Pemko Pekanbau Gelar Rapat Penetapan Status Siaga Darurat

Baca: Kapolres Kaswandi Ikut Menginap di Lokasi, Pimpin Pemadaman Karhutla di Tesso Nilo Riau

"Tolong hormati saya, keluar, atau saya akan ambil tindakan represif," kata Kapolda Riau, Irjenpol Widodo Eko Prihastopo. Disaat bersamaan Kapolda sedang berdiri diatas mimbar memberikan arahan kepada peserta rapat.

Aksi tersebut membuat Komandan Korem (Danrem) 031 Wirabima, Brigjen TNI Muhammad Fajar marah besar. Muhammad Fajar yang duduk Disamping Gubernur Riau, sontak langsung berdiri dan menghardik tiga orang mahasiswa tersebut.

"Keluar kalian, kami punya kepentingan besar disini, keluar kalian, kayak tidak ada tempat lain saja," kata Komandan Korem (Danrem) 031 Wirabima, Brigjen TNI Muhammad Fajar.

Melihat dua pimpinan TNI dan Polri di Riau yang marah atas ulah tiga mahasiswa tersebut, petugas kepolisian dari Polda Riau dan dari TNI langsung mengamankan tiga mahasiswa tersebut. Petugas kepolisian langsung menarik tiga mahasiswa ini dan dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke kantor Polda Riau.

Sempat terjadi aksi saling dorong dan saling tarik antara mahasiswa dan petugas kepolisian. Karena kalah jumlah, tiga mahasiswa ini pun tidak berdaya dan pasrah saat digiring masuk ke dalam mobil.

Seperti diketahui, dalam rapat pencegahan dan pemadaman Karhutla di Riau dihadiri oleh unsur Forkopimda Riau. Rapat kali membahas terkait penanganan dan pencegan yang dilakukan oleh masing-masing instansi. Rapat dihadiri langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau, Danrem dan sejumlah pejabat tinggi intansi vertikal lainya di Riau. Termasuk dari pihak kejaksaan dan Kabinda. (Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved