Pilkada Riau 2020

Dua ANAK KANDUNG Bupati Pelalawan Riau HM Harris Diusung Partai Golkar pada Pilkada Pelalawan 2020

Dua anak kandung Bupati Pelalawan Riau HM Harris, Adi Sukemi dan Budi Artiful akan diusung Partai Golkar pada Pilkada Pelalawan 2020 mendatang

Dua ANAK KANDUNG Bupati Pelalawan Riau HM Harris Diusung Partai Golkar pada Pilkada Pelalawan 2020
Tribun Pekanbaru/Facebook.com/Adi Sukemi/Budi Artiful
Dua ANAK KANDUNG Bupati Pelalawan Riau HM Harris Diusung Partai Golkar pada Pilkada Pelalawan 2020 

Apalagi saat ini masyarakat sebagai pemilih sudah cerdas dan melek dengan informasi serta memiliki pendidikan politik yang tinggi.

Partai Golkar Pastikan Usung Kader Sendiri di Pilkada Pelalawan 2020

Suasana politik di Pelalawan mulai memanas, meski pemilihan kepala daerah digelar tahun 2020.

Beberapa tokoh mulai muncul ingin bertarung pada pilkada tahun depan.

Bupati yang menjabat saat ini, HM Harris, tidak bisa mencalonkan lagi lantaran sudah memimpin selama dua periode sejak tahun 2011 sampai 2021 mendatang.

Calon-calon baru akan ikut dalam pesta demokrasi kali ini tanpa ada yang berlabel incumbent. Namun Bupati Harris sebagai Dewan Penasehat DPD II Golkar Pelalawan memastikan partai beringin memiliki calon tersendiri.

"Golkar Pelalawan akan memajukan calon sendiri dari kadernya untuk Pilkada 2020 nanti," ungkap Harris, Rabu (12/6/2019).

Politisi senior Golkar Pelalawan ini menyatakan Golkar akan melakukan perundingan melalui rapat-rapat internal partai untuk menentukan kader yang akan diusung pada pilkada 2020.

Mengingat Partai Golkar sebagai pemenang pileg pada tahun 2019 dengan perolehan 9 kursi dan meraih kursi Ketua DPRD.

"Tak ada konvensi, ditentukan melalui rapat partai. Siapa saja kader yang layak dimajukan, akan didukung penuh," tambah Harris.

Namun hingga kini belum kelihatan personal kader yang memiliki khans kuat untuk merebut kursi orang nomor 1 di Pelalawan. Masih ada waktu untuk mencari calon yang sesuai kriteria untuk bertarung dalam kontestasi politik.

Sekretaris DPD II Golkar Pelalawan, Baharuddin menyebutkan, dalam aturan partail tidak mengenal konvensi dalam menentukan kader yang ingin maju pada pilkada.

Penetapannya cukup melalui rapat pleno diperluas dan memilih kader-kader yang sesuai kriteria.

Tiga Parpol Besar Usung Calon Sendiri, Situasi Politik Pilkada Pelalawan Mulai Memanas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau memang akan dilaksanakan satu tahun tiga bulan lagi.

Namun situasi politik di Pelalawan mulai memanas dengan munculnya nama-nama yang akan bertarung di pilkada tahun 2020.

Beberapa parpol di Pelalawan mulai merapatkan barisan untuk mengusung jagoannya pada pesta demokrasi tahun depan. Sedikitnya sudah ada tiga parpol yang menyatakan akan mengusung kadernya sendiri dalam pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang.

Tiga partai besar yakni Golongan Karya (Golkar) sebagai partai pemenang pileg tahun 2019 dengan meraih sembilan kursi.

Kemudian PDI Perjuangan sebagai pemenang kedua pileg yang kursinya mencapai lima. Terakhir PAN sebagai peringkat ketiga dengan lima kursi.

Ketua DPD II Golkar Pelalawan, Adi Sukemi memastikan partainya akan mengusung kader sendiri untuk calon bupati. Dari segi aturan, Golkar bisa mengusung calon tanpa harus menggandeng partai lain. Mengingat jumlah kursi di DPRD melebihi 20 persen sebagai syarat pengusungan calon.

"Tapi kami tidak menutup diri bagi parpol lain yang ingin berkoalisi ataupun sebagai pendukung. Bahkan mengusulkan untuk calon wakil bupati," terang Adi Sukemi, Senin (17/6/2019).

Putra Bupati Pelalawan HM Harris ini menyatakan dalam waktu dekat Golkar akan melakukan rapat internal dalam menyusun langkah-langkah untuk menentukan calon yang akan dimajukan.

Pihaknya akan mengundang tim survei independen dalam melakukan survei terhadap para kader maupun pengurus yang berpotensi menjadi calon bupati. Termasuk meminta pendapat kepad masyarakat maupun tokoh-tokoh yang ada.

"Nanti hasilnya bis asaja ketua DPD atau penguru atau kader. Pastinya kita mau tetap jadi nomor 1 dan dalam waktu dekat kita jajaki," ujarnya.

Ketua Fraksi PAN Pelalawan, Nazaruddin Arnzah menyebutkan pada Pilkada 2020 mendatang partai berlambang matahari tidak hanya sebagai pengusung saja, setelah dua kali Pilkada mengusung Harris-Marwan dan Harris-Zardewan.

PAN Pelalawan kali ini mengusung calon sendiri yang disorong partai, meskipun jagoan tersebut bukanlah dari kader murni partai.

"Kali ini PAN rencananya ingin tampil beda dengan usung calon sendiri. Kami rasa memang sudah saatnya untuk itu," beber Nazaruddin Arnazh.

PAN akan mengkonsolidasikan Parpol yang akan berkoalisi agar syarat pencalonan 20 persen kursi di parlemen dapat dicapai. Saat ini PAN memiliki lima kursi dan kekurangan dua lagi untuk bisa mengusung calon sendiri.

Demikian halnya dengan PDI Perjuangan yang tetap bersikukuh mengusung calon sendiri pada Pilkada 2020.

Sama halnya saat pilkada 2015 silam yang menjagokan kadernya Zukri Misran berpasangan dengan Anas Badrun. PDI Perjuangan lebih optimis dalam memajukan kadernya kali ini, sebab tidak ad calon incumbent lagi yang maju.

"PDI P pastikan kader sendiri, sama seperti (pilkada) 2015 silam. Kebetulan sama mau ibadah haji bulan depan. Pulang dari sana, saya akan fokus untuk ini," jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Pelalawan, Supriyanto SP.

Dua Anak Kandung Bupati Pelalawan Riau HM Harris Diusung Partai Golkar pada Pilkada Pelalawan 2020. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved