Berita Riau

NASIB Warga Bokor Riau, Bayar Rp 700 Ribu untuk Instalasi Listrik, Ditunggu 2 Tahun Tak Terealisasi

Nasib warga Bokor Riau, bayar Rp 700 ribu untuk instalasi listrik, ditunggu 2 tahun tak terealisasi, ini penjelasan PLN

NASIB Warga Bokor Riau, Bayar Rp 700 Ribu untuk Instalasi Listrik, Ditunggu 2 Tahun Tak Terealisasi
TribunPekanbaru/TheoRizky
NASIB Warga Bokor Riau, Bayar Rp 700 Ribu untuk Instalasi Listrik, Ditunggu 2 Tahun Tak Terealisasi 

NASIB Warga Bokor Riau, Bayar Rp 700 Ribu untuk Instalasi Listrik, Ditunggu 2 Tahun Tak Terealisasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUANMERANTI - Nasib warga Bokor Riau, bayar Rp 700 ribu untuk instalasi listrik, ditunggu 2 tahun tak terealisasi, ini penjelasan PLN.

Warga Dusun Manggis, Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau hanya bisa pasrah karena jaringan listrik yang didambakan mereka tak kunjung terealisasi.

Baca: 1.946 Preman dan Penjahat Mati Ditembak Petrus di Zaman Soeharto, Perangi Kejahatan Dimasa Orde Baru

Baca: Penembakan Misterius atau Petrus di Zaman Soeharto, Tembak Preman Bertato, Ini Kata LB Moerdani

Baca: BREAKING NEWS : Mobil Masuk Jurang di Desa Pulo Gadang Kampar Riau, Dua Orang Tewas

Padahal mereka telah membayar sejumlah uang kepada pihak yang mengaku rekanan PLN untuk dibuatkan instalasi.

"Warga sudah membayar Rp 700.000 per rumah pada tahun 2017 untuk biaya instalasi dan hingga saat ini belum ada listrik yang terpasang," ujar Pj. Kepala Desa Bokor Aminullah kepada Tribunpekanbaru.com Kamis (15/8/2019).

Dirinya mengatakan bahwa menurut informasi dari kepala Dusun Manggis, bahwa sudah ada 25 rumah yang membahayar kepada pihak CV. Putra Gemilang yang saat itu diwakili oleh pria bernama Wahyu.

"Wahyu ini mengatakan setelah dua bulan pemasangan instalasi, jaringan akan masuk dan warga bisa menikmati listrik. Tapi setelah instalasi tahun 2027 dipasang jaringan tidak kunjung masuk," ujarnya.

Melalui kejadian tersebut Aminullah telah bertemu dengan Wahyu dan pihak kepolisian beserta warga di kantor Desa beberapa waktu yang lalu.

Dari sana disepakati bahwa Wahyu hanya diberikan waktu lima hari untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Namun kenyataan juga berkata lain, Aminullah mengaku bahwa telah berjumpa dengan Wahyu kemarin dan warga dikatakannya kembali memberikan waktu hingga akhir tahun 2019 ini.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved