Pelalawan

Otak Pelaku Penipuan Via Telpon di Pelalawan Riau Ternyata Napi di Lapas Tebing Tinggi Sumut

Dari para pelaku diamankan sejumlah baran bukti yang berkenaan dengan kasus yang dilaporkan korban terkait penipuan online via telepon.

Otak Pelaku Penipuan Via Telpon di Pelalawan Riau Ternyata Napi di Lapas Tebing Tinggi Sumut
Istimewa
Tiga pelaku penipuan online via telpon yang diringkus Satreskrim Polres Pelalawan beserta barang bukti saat diamankan di Mapolres. 

Otak Pelaku Penipuan Via Telpon di Pelalawan Riau Ternyata Napi di Lapas Tebing Tinggi Sumut

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Tiga pelaku penipuan online melalui telepon seluler di Pangkalan Kerinci telah diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan 6 Agustus lalu di Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Adapun identitas ketiga tersangka yakni Alwi Fahrozi yang pertama ditangkap di Jalan Ahmad Yani Kota Tebing Tinggi, Sumut.

Setelah diinterogasi dilakukan pengembangan dan kemudian dicokok dua pelaku lainnya yakni Oka Ozman dan Rianda.

Baca: Ditelepon Seseorang yang Ngaku Teman, Korban di Pelalawan Riau Ujung-ujungnya Kehilangan Rp 60 Juta

Dari para pelaku diamankan sejumlah baran bukti yang berkenaan dengan kasus yang dilaporkan korban terkait penipuan online via telepon.

"Dua pelaku yang terakhir merupakan otak pelakunya. Ternyata keduanya berada di dalam penjara dan sedang menjalani hukuman," ungkap Kepala Sat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian SIK, kepada tribunpelalawan.com, Minggu (18/8/2019).

Kasat Teddy menuturkan, pihaknya tak menyangka keduanya merupakan Narapidana (Napi) di Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II dan sedang menjalani hukuman atas tindak pidana yang dilakukan sebelumnya.

Alhasil kedua pelaku hanya bisa diperiksa di Lapas tersebut dan tidak dibawa ke Pangkalan Kerinci.

"Yang diamankan dan dibawa saat ini hanya tersangka Alwi dan sudah kita tahan," tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tangan tersangka Alwi ada satu unit handphone merk samsung lipat dan satu helai baju corak batik.

Sedangkan dari pelaku Rianda juga satu unit HP merk nokia yang telah dibalut lakban warna hitam.

Baca: Pria Ini Punya Rumah Yang Dapurnya Ada di Negara Malaysia, Ingin Masak Harus Ke Luar Negeri

Sementara dari tangan tersangka O Ozman tiga unit telepon genggam berbeda merk serta 13 simcard telkomsel.

Saat ini Polres Pelalawan terus mendalami kasus ini serta motif penipuan yang dilakukan hingga bisa memperdaya korbanya dan mentransfer uang serta pulsa dengan total Rp 60 jutam (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved