KISAH Bocah yang Gemar Berburu Ular & Katak Hingga Digigit Mati: Berawal dari Kejang-kejang

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah desa pernah memasukan ia ke untuk sekolah di SLB, namun itu tak berjalan mulus.

Tribunjabar/Ferri Amiril Mukminin
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin Cucu (30), orang tua Rizki Maulana Yusuf (11) sering merasa bersalah kepada para tetangganya. 

Nanan (52), tetangga Cucu mengatakan Rizki Maulana Yusuf akan tertawa bila hewan yang ia tangkap mati setelah digigit.

Baca: Suami Isteri Penjual Sate Babi Berkedok Sate Padang Divonis Beda, Vonis Isteri Lebih Berat

Baca: Ramalan Zodiak Besok Rabu 21 Agustus 2019, Aries Tahan Emosi, Scorpio Akan Jatuh Cinta (VIDEO)

Baca: Ketika Cak Imin Coba Goda Grace Natalie & Yusril Ihza Mahendra Sudah Masuk PKB Saja

Baca: Jokowi Ungkap Ciri-ciri Sosok Menteri Muda yang Akan Mengisi Kabinet Pemerintahan, Siapa yang Cocok?

Seorang bocah, Rizki Maulana Yusuf (11), Warga Kampung Condre RT 02/06, Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, berperilaku aneh sejak ia sering kejang-kejang karena sakit panas. Dia suka mencari kodok dan ular.
Seorang bocah, Rizki Maulana Yusuf (11), Warga Kampung Condre RT 02/06, Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, berperilaku aneh sejak ia sering kejang-kejang karena sakit panas. Dia suka mencari kodok dan ular. (Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin)

Awalnya, Rizki Maulana Yusuf akan mendengarkan suara hewan itu bila tak bersuara lagi akan ia gigit.

Nanan mengakui tingkah Rizki memang berbeda dari anak seusianya.

Ia melihat Rizki sering memperlakukan hewan selayaknya mainan.

"Kalau menangkap kodok ia suka mendengarkan suaranya, setelah tidak bersuara kodok itu digigit, hingga kodok itu tak bersuara, setelah tak bersuara ia ketawa. Dan setelah kodok itu mati, ia membuangnya, begitupun pada binatang-binatang lainnya seperti ular, anak ayam, dan anak kucing," katanya.

Tetangga Cucu sering kehilangan hewan peliharaannya, seperti kucing, anak ayam, dan anak bebek.

Namun, Cucu tidak bisa berbuat banyak.

Baca: Guru Muda yang Tewas dalam Kamar Kos di Pekanbaru Dipastikan Bunuh Diri, Hasil Visum Ada Luka Lecet

Baca: DOWNLOAD Lagu Andmesh Hanya Rindu MP3, Disini Ada Lirik Lagu Andmesh Hanya Rindu & PLAY VIDEO

Bila tidak menemukan kodok atau ular, Rizki Maulana Yusuf akan mengincar hewan peliharaan tetangganya itu.

Cucu tidak bisa mengganti rugi atas hewan peliharaan tetangganya itu.

 

Sebab, ia kesulitan dalam ekonomi. Untuk makan saja, Cucu masih kurang beruntung.

"Saya sering merasa bersalah jika ada tetangga yang datang bertanya apakah menemukan kucing, anak bebek, atau anak ayam mereka, karena kerap sekali anak saya menangkap hewan piaraan juga untuk ditarik-tarik hingga mati," kata Cucu.

Menanggapi tetangganya yang kebingungan mencari hewan piaraan mereka, Cucu hanya bisa meminta maaf.

"Saya hanya bisa minta maaf kepada para tetangga saya," kata Cucu.

Cucu mengatakan Rizki juga agak lambat bila diajak berkomunikasi.

Cucu (30), orangtua Rizki Maulana Yusuf (11) sering merasa bersalah kepada para tetangganya.
Cucu (30), orangtua Rizki Maulana Yusuf (11) sering merasa bersalah kepada para tetangganya. (tribunjabar/ferri amiril mukminin)

Ia juga tak mampu mandi dan makan sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved