Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Drama India

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode 32 Hari Kamis (22/8): Serangan Pertama Tara Pada Arohi (VIDEO)

Berikut Sinopsis Ishq Mein Marjawan ANTV Episode 32 tayang Hari KAMIS (22/8): Serangan Pertama Tara Pada Arohi, Tara menembak Arohi

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode 32 Hari Kamis (22/8): Serangan Pertama Tara Pada Arohi (VIDEO)

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut Sinopsis Episode 32 Ishq Mein Marjawan ANTV tayang hari Kamis (22/8/2019) dirangkum Tribunpekanbaru.com dari laman Intifilm.com.

Film drama India Ishq Mein Marjawan tayang di stasiun ANTV setiap hari pukul 11:00 WIB atau pukul 10:30 WIB.

Sebelum membaca sinopsis Ishq Mein Marjawan ANTV Episode 32, baca dulu sinopsis episode sebelumnya. [Baca: EPISODE 31 Ishq Mein Marjawan].

Arohi pulang dan mengingat apa yang dikatakan Deep. Deep masuk kamar dan tangannya berdarah. Arohi bertanya bagaimana ini bisa terjadi,biarkan aku membantumu.

Dia mendorongnya dan memakan makanannya. Arohi menaruh jus di atas meja. Deep memecahkan gelas dan berkata menjauh dariku.

Arohi berkata aku tidak pernah bisa pergi darimu. Deep menjawab aku akan melukai diriku sendiri dan kamu akan bertanggung jawab untuk itu. Arohi pergi.

Virat berkata pada Prithvi bahwa Roma bisa meninggalkan kita kapan saja, kita harus membuat rencana baru untuk melawannya.

Arohi berkata kepada Dilip aku harus melakukan sesuatu, beri aku petunjuk, aku ingin menunjukkan kepadanya bahwa dia membutuhkan cinta, aku ingin memberinya cinta dan ingin menemukan keluarganya.

Baca kelanjutan sinopsis drama India Ishq Mein Marjawan episode 32 di halaman berikutnya.

Dilip tidak bisa bicara. Arohi memberinya kertas. Arohi berkata bisakah kau mencoba menulis. Kertas itu jatuh dari tangannya. Dilip menunjuk ke arah liontinnya. Arohi ingat melihat liontin di bagasi Deep di mana dia menyimpan barang-barang Arohi.

Deep membawa seorang pria, pria itu berkata tolong jangan bunuh aku, biarkan aku pergi, aku ingin membantu orang-orang miskin itu. Deep mengatakan minta surat-suratnya ditandatangani sebelum aku menandatangani akta kematian mu, kami ingin tempat itu kosong.

Arohi datang ke sana. Deep menempatkan pistol di mulutnya. Deep mengatakan tempat itu kosong. Arohi mengatakan agar Deep melepaskannya. Virat meminta Tara untuk tidak ikut campur.

Deep melihat semua barangnya keluar. Dia mengatakan beraninya kamu mengambilnya. Arohi mengatakan liontin ini .. Ini terkait dengan masa lalumu, aku berjanji akan membawa keluarga mu segera kepada mu.

Deep meletakkan semua barang di lantai dan mencoba membakarnya. Arohi mengatakan apa yang kamu lakukan, apakah kamu gila. Deep mendorongnya dan membakar semuanya. Dia mengambil liontin itu darinya. Deep mengatakan jangan mengambil nama orang tuaku lagi lalu Deep beranjak pergi. Arohi melihat abunya menangis.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved