Pekanbaru

Tiga Dokter Divonis Bebas oleh PT Pekanbaru, Perkara Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arifin Achmad Riau

Ketiga orang dokter itu pun yang menjadi terdakwa dalam perkara itu pun akhirnya dinyatakan dibebaskan. Amar putusannya tertanggal 1 Agustus 2019.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Mantan Direktur RSUD Arifin Achmad hadir sebagai saksi kasus dugaan korupsi tiga dokter di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (4/3/2019). 

Sementara itu terpisah, tiga terdakwa melalui penasehat hukumnya, Firdaus Azis mengatakan, pihaknya telah menerima salinan putusan tersebut.

"Ya, putusan PT Pekanbaru dengan mengadili sendiri membebaskan ketiga klien kami," sebutnya.

Baca: Kasus Pengadaan 500 Tiket Pesawat Senilai Rp550 Juta di Pekanbaru, Ini Klarifikasi dari Terdakwa

Menurut Firdaus, putusan tersebut telah mementahkan imej yang dibangun selama ini.

Adapun imej yang dimaksud, untuk melakukan operasi bagi pasien rumah sakit telah menunjuk penyedia barang, yaitu CV Prima Mustika Raya (PMR). Dokter dalam melakukan operasi menggunakan alat kesehatan (alkes) milik pribadi.

Dalam melakukan penggantian, dokter dituduh melakukan mark up harga.

"Berdasarkan fakta persidangan, yang terjadi justru RSUD tidak menyediakan alkes yang dibutuhkan untuk keperluan operasi bagi pasien pada tahun 2012 dan 2013," ucap dia.

Sebagai rumah sakit rujukan, pasien selalu masuk. Sehingga pihak rumah sakit memerintahkan dokter dalam DO operasi menggunakan alkes spesialistik milik pribadi. Dengan begitu pelayanan pasien tidak terganggu.

"Atas perintah ini dan sumpah dokter yang tidak boleh menelantarkan pasien, maka dokter melakukan operasi dengan menggunakan alkes milik sendiri dengan harapan nanti diganti oleh pihak rumah sakit," ungkapnya.

Persoalannya dalam melakukan penggantian, justru RSUD melakukan pembuatan dokumen seolah-olah ada pengadaan barang dengan bekerja sama dengan CV PMR.

Faktanya, tidak ada satupun dokumen pengadaan yang ditandatangani oleh dokter, karena yang membuatnya adalah RSUD dan CV PMR.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved