5 Fakta Gojek Ekspansi ke Malaysia: Ditolak Hingga Tanggapan PM Mahathir

Gojek baru saja mendapat persetujuan dari pemerintah Malaysia untuk beroperasi di negeri Jiran tersebut.

5 Fakta Gojek Ekspansi ke Malaysia: Ditolak Hingga Tanggapan PM Mahathir
internet
Gojek 

Dikutip dari Nikkei Asian Review, ia mengatakan, asosiasi taksi menentang langkah-langkah untuk memperkenalkan transportasi sepeda motor.

Mereka ingin pemerintah untuk fokus pada menciptakan lapangan persaingan yang setara antara perusahaan ride-hailing dan para pengemudi taksi.

"Gojek sebagai karier tidak akan menjamin masa depan yang menjanjikan, kaum muda kita layak lebih baik dari itu," kata Shamsubahrin kepada wartawan di Kuala Lumpur.

3. Sejumlah politisi Malaysia ikut menolak

Penolakan juga datang dari sejumlah politisi Malaysia.

Khairuddin Aman Razali, misalnya.

Politisi dari Partai Islam Se-Malaysia (PAS) itu menyebut masuknya Gojek berpotensi meningkatkan angka pelecehan seksual.

"Gojek akan memicu terjadinya interaksi antara dua manusia berbeda jenis kelamin yang bertentangan dengan hukum Syariah."

Demikian bunyi pernyataan resmi dari Razali, seperti diberitakan harian lokal Malay Mail, Jumat (23/8/2019).

Selain itu, dia menerangkan kehadiran startup yang didirikan Nadiem Makarim itu bakal meningkatkan jumlah kecelakaan sepeda motor dan memengaruhi kualitas transportasi massal.

Anggota parlemen Malaysia dari Distrik Kuala Nerus, Terengganu, itu juga mengkhawatirkan memburuknya polusi udara jika Gojek sampai beroperasi.

Baca: Febri sebut ada Capim KPK yang Terima Gratifikasi, Saut Situmorang Membenarkan

Baca: Pemuda Kelahiran 1995 Mantap Nikahi Janda 50 Tahun, Begini Kisah Cinta Mereka. . .

Selain Razali, rekan satu partainya, Husain Awang, juga mengungkapkan hal serupa.

Wakil rakyat dari Terengganu tersebut mengklaim angka pelecehan seksual meningkat di Indonesia sejak kehadiran Gojek.

Husain pun mengecam kemunculan Gojek sebagai bukti pemerintah telah gagal mengurus transportasi umum dan mengatasi kemacetan.

"Saya mendesak pemerintah untuk tidak mengizinkan Gojek hadir, termasuk di masa uji coba."

"Pemerintah seharusnya meningkatkan kualitas moda transportasi seperti MRT dan LRT," kecamnya.

Anggota Majelis Syuro PAS itu juga menyatakan Gojek menjadi lambang kegagalan pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan untuk kaum muda.

Yang ada, menurutnya, lapangan kerja sebagai driver layanan roda dua jelas melecehkan martabat generasi muda Malaysia.

PAS merupakan partai beraliran Islam konservatif yang berkuasa di Negara Bagian Kelantan serta Terengganu.

4. PM Mahathir ikut angkat bicara

PM Malaysia Mahathir Mohamad (93) dalam forum Masa Depan Asia Nikkei  di Tokyo.
PM Malaysia Mahathir Mohamad (93) dalam forum Masa Depan Asia Nikkei di Tokyo. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

PM Malaysia, Mahathir Mohamad memberi tanggapan soal hadirnya Gojek di Malaysia.

Mahathir menanggapi pertanyaan warga mengenai keamanan pengendara dan pengguna jasa transportasi sepeda motor tersebut.

"Jika Anda tidak merasa aman, jangan gunakan itu (moda transportasi sepeda motor)," ucap Mahathir yang dikutip dari New Strait Times, Sabtu (24/8/2019).

"Kamu punya pilihan. Kami tidak memaksa siapapun untuk menggunakan layanan transportasi sepeda motor," tambahnya.

Mahathir mengatakan, pengenalan Gojek juga akan menguntungkan bisnis kecil.

Pemerintah, lanjut PM berusia 94 tahun itu telah menerima tawaran dari perusahaan lokal untuk mempionirkan jasa layanan transportasi sepeda motor online.

Namun mereka tidak terlalu terorganisir.

Mahathir mengatakan, tempat-tempat tertentu akan selalu menentang kebijakan atau program baru yang ingin diperkenalkan oleh pemerintah.

"Kami ingin memastikan apapun yang kami lakukan bermanfaat bagi rakyat. Sama halnya dengan Gojek," tambahnya.

5. Aturan di Malaysia

Tahun lalu, Malaysia membatalkan pengesahan layanan ride-hailing untuk melindungi pengendara dan penumpang.

Selain itu pada 2017, pemerintah melarang beroperasinya penyedia layanan ride-hailing setempat, Dego Ride karena masalah keamanan.

Analisis Kementerian Transportasi pada saat itu menemukan, risiko pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan fatal adalah 42,5 kali lebih tinggi daripada untuk bus dan 16 kali lebih tinggi daripada mobil.

Untuk layanan motor, Gojek akan bersaing dengan Dego Ride yang telah ada sejak 2016.

Sementara untuk taksi online, Gojek kembali 'bertempur' dengan Grab dan Bitcar.

5 Fakta Gojek Ekspansi ke Malaysia: Ditolak Hingga Tanggapan PM Mahathir

(Tribunnews.com/Sri Juliati) (Kompas.com/Ericssen/Rina Ayu Larasati)

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved