Pelalawan

Diguyur Hujan Deras Subuh Tadi, Hotspot dan Kabut Asap di Pelalawan Riau Berkurang

Sisa hujan masih terlihat pada pagi hari, tampak dari jalanan yang masih basah dan butiran air di dedaunan.

Diguyur Hujan Deras Subuh Tadi, Hotspot dan Kabut Asap di Pelalawan Riau Berkurang
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Langit di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan tampak cukup bersih dibanding sebelumnya, setelah diguyur hujan deras pada Senin (26/8/2019) subuh. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

Diguyur Hujan Deras Subuh Tadi, Hotspot dan Kabut Asap di Pelalawan Riau Berkurang

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Kecamatan Pangkalan Kerinci beserta beberapa wilayah di Kabupaten Pelalawan Riau diguyur hujan pada Senin (26/8/2019) subuh tadi, meski tidak merata tapi butiran air yang turun cukup lebat.

Sebagian wilayah bahkan ada yang diguyur hujan sebelum dini hari.

Hujan yang sangat ditungu-tunggu ini berlangsung satu jam lebih sebelum berhenti kembali.

Baca: BREAKING NEWS: Kabut Asap Masih Melanda, Walikota Pekanbaru Bakal Kumpulkan Kepala OPD Pagi Ini

Baca: BREAKING NEWS - Pagi Ini Terpantau 41 Hotspot di Riau, Kualitas Udara Masih Tidak Sehat

Baca: BREAKING NEWS: Pagi Ini Jamaah Haji Pelalawan Tiba di Masjid Ulul Azmi Pangkalan Kerinci Riau

Sisa hujan masih terlihat pada pagi hari, tampak dari jalanan yang masih basah dan butiran air di dedaunan.

"Info sementara hujan yang intensitas ringan hingga sedang subuh tadi terjadi di Pangkalan Kerinci dan Ukui. Yang lain belum ada laporan," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Senin (26/8/2019).

Dengan turunnya hujan tersebut, mengakibatkan hotspot atau titik panas di Pelalawan berkurang menjadi 10 titik dari 20 titik sehari sebelumnya.

Sedangkan hotspot dengan level confidence diatas 70 persen ada lima titik. Kabut asa juga berkurang pagi ini dibanding sebelumnya. Kepekatannya menurun diduga karena hujan yang sempat turun.

"Jarak pandang kita pagi ini masih tetap pada 3.000 meter," tambah Hadi Penandio. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved