Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Indragiri Hilir

Dampak Asap Kahutla, Sekolah di Indragiri Hilir Mulai Diliburkan

Sejumlah sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai meliburkan anak didiknya terkait asap dampak Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla).

Tayang:
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Budi Rahmat
Tribun Pekanbaru? T. Muhammad Fadhli.
Siswa SD di Seberang Tembilahan kompak menggunakan Masker akibat asap dampak Karhutla di Inhil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Sejumlah sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai meliburkan anak didiknya terkait asap dampak Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla), Rabu (28/8).

Meskipun hujan mulai turun dalam beberapa hari terakhir di sejumlah daerah Kabupaten Inhil dan pantauan terakhir titik panas oleh BPBD nihil, namun asap masih terasa khususnya di pagi hari.

Ditambah lagi dengan hasil pemeriksaan ISPU oleh Dinkes Inhil yang mencapai angka 169, tentu saja harus menjadi perhatian khusus bagi kelompok rentan untuk diliburkan aktifitasnya berdasarkan surat edaran Bupati Inhil HM Wardan.

Berdasarkan surat edaran Bupati Inhil tentang dampak bahaya asap, kelompok khusus (rentan) seperti PAUD, TK, SD, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, masyarakat dengan penyakit jantung kronis dan kelompok masyarakat dengan usia lanjut atau lebih dari 55 tahun bisa di liburkan jika ISPU menunjukan angka lebih dari 150 atau tidak sehat karena bahaya dan mengancam kesehatan.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil, Faturrahman, sekolah di dua Kecamatan yaitu Tembilahan Kota dan Tembilahan Hulu yang mulai meliburkan anak didiknya.

Namun untuk Tembilahan kota, dikatakannya, Disdik minta satu hari dengan melihat kondisi di lapangan yang mulai membaik.

“Melihat kondisi hari ini alhamdulillah kondusif. Cuma itu catatan kalau memang membahayakan tambah juga liburnya, kondisional saja. Laporan korwilnya hari ini libur Tembilahan sama Tembilahan Hulu,” ujar Faturrahman kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (28/8).

Jika sekolah meliburkan anak didiknya, Faturrahman meminta orang tua murid untuk memberikan pengawasan ekstra kepada anaknya agar tidak keluar rumah selama libur.

Begitu juga bagi sekolah, diimbau untuk memberikan tugas kepada anak didik selama libur sekolah.

“Jangan sampai anak malah main di luar rumah, kan sama saja, lebih di kelas saja belajar. Guru guru juga harus beri tugas belajar bagi anak anak di rumah,” imbuhnya.
Keputusan meliburkan sekolah ini dibenarkan oleh Kordinator Wilayah (Korwil) Disdik Inhil Kecamatan Tembilahan Hulu.

Korwil Tembilahan Hulu telah mengeluarkan pemberitahuan libur dampak asap kepada TK, SD dan SMP yang ada di Kecamatan Tembilahan Hulu sejak tanggal 27 – 29 Agustus 2019.

Korwil Tembilahan Hulu, Kadarina menuturkan, sejak kemarin, Selasa (27/8), pihaknya telah mengeluarkan imbauan libur karena dampak asap yang tebal di Tembilahan Hulu.

Keputusan libur tersebut menurutnya juga mengacu pada surat edaran dari Dinas Pendidikan yang di keluarkan Dinas Kesehatan yang ditanda tangani Bupati Inhil terkait asap dampak Karhutla.

“Asapnya tebal betul. Suratnya baru terbit jam 12 kemarin, kepala sekolah berkoordinasi dan saya telepon kepala dinas izin meliburkan,” ujar perempuan yang akrab disapa Iren ini kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (28/8).

Meskipun mayoritas sekolah di Tembilahan Kota belum meliburkan sekolah, namun dampak asap yang diterima di wilyahnya, menurut Iren, membuatnya harus mengintruksikan libur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved