Breaking News:

Pelalawan

Dua Hari Pelalawan Hujan Deras, Tim Gabungan Tetap Lakukan Pendinginan di Empat Lokasi Karhutla

Sebagian besar wilayah Kabupaten Pelalawan Riau kembali diguyur hujan deras pada Rabu

Istimewa
Petugas gabungan melakukan pendinginan di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Merbau Kecamatan Bunut pada Selasa (27/8/2019) lalu. 

Dua Hari Pelalawan Diguyur Hujan Deras, Tim Gabungan Tetap Lakukan Pendinginan di Empat Lokasi Karhutla

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Sebagian besar wilayah Kabupaten Pelalawan Riau kembali diguyur hujan deras pada Rabu (28/8/2019) dini hari secara merata persis seperti sehari sebelumnya.

Alhasil api Kebakaran Lahan dan Hutan (karhutla) serta kabut asap yang melanda dua bulan terakhir semakin hilang.

Hotspot yang terpantau di Pelalawan hari ini hanya satu titik saja berada di Kecamatan Kerumutan dan level confidence dibawah 70 persen. Selain itu udara di sebagian besar Pelalawan juga semakin bersih dan hampir tidak terlihat lagi kabut asap.

"Hujannya turun di sebagian besar di Pelalawan tadi malam. Makanya jarak pandang pagi ini sudah normal pada angka 7 Kilometer," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (28/8/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Pagi Ini Masih Terpantau 10 Hotspot di Riau, Meski Sempat Diguyur Hujan Lebat

Hadi Penandio mengakui hujan deras dua hari ini sangat membantu tim gabungan yang selama ini berjibaku dengan api Karhutla. Titik api besar yang sulit dipadamkan dipastikan sudah mati total dan bisa ditinggalkan oleh personil satgas pemadamna darat. Seperti di Jalan Lingkar Timur dan Jalan Lintas Timur yang terletak di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Demikian juga lokasi Karhutla di Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras dan Desa Tambak Kecamatan Pelalawan juga telah tuntas ata bantuan hujan.

Termasuk di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Bukit Kesuma serta Desa Lubuk Kembang Bunga dipastikan bersih dari api maupun asap. Karhutla di Desa Sering Kecamatan Pelalawan juga telah padam total.

"Tapi untuk areal TNTN, kita meminta tim rayon dan pihak TNTN tetap melakukan patroli rutin. Mengantisipasi ada kebakaran lagi," tambah Hadi Penandio.

Diterangkannya, meski hujan deras telah menyerami semua api yang membara, namun ada beberapa titik Karhutla yang tetap dilakukan pendinginan. Seperti di Desa Merbau Kecamatan Bunut, Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan, Kerumutan, dan Teluk Meranti. Pasalnya lahan yang dilalap api merupakan tanah gambut yang cukup dalam. Sehingga tidak bisa ditinggal begitu saja, sebab dikuatirkan api kembali hidup jika panas terik.

"Tujuan kitakan zero asap. Jadi meskipun sudah direndam hujan, pendinginan tidak sampai putus dan terus dilakukan. Kita takut api naik lagi karena gambutnya cukup dalam," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johanne Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved