Pemuda ini Heran, yang Ditunggu Kawannya yang Datang Justru Polisi, 'Kok bisa Tahu ya Pak Polisi'
Pemuda ini Heran, yang Ditunggu Kawannya yang Datang Justru Polisi, 'Kok bisa Tahu ya Pak Polisi'
Pemuda ini Heran, yang Ditunggu Kawannya yang Datang Justru Polisi, 'Kok bisa Tahu ya Pak Polisi'
TRIBUNPEKANBARU.COM- Pengungkapan kasus narkoba oleh kepolisian tidak selalu berlangsung dalam kondisi yang tegang.
Tidak selalu polisi mengeluarkan tembakan peringatan karena pelaku yang kabur.
Namun ada beberapa pengungkapan sabu-sabu justru menyelipkan cerita yang lucu.
Seperti kisah pengungkapan pelaku sabu-sabu di sebuah kosan.
Pria yang diketahui bernama Paulus ini tidak seperti pelaku pengguna narkoba kebiassan.
Bawaannya tenang dan seperti oleh penuh penasaran.
Ceritanya bermula Tim Anti Bandit Polsek Sukomanunggal berhasil meringkus tiga sekawan pengguna sabu di Jalan Pucang Sewu, Surabaya, Rabu (27/8/2019).
Mulanya mereka berniat menggelar pesta sabu di sebuah kosan milik satu diantara pelaku di Jalan Gayungan.
Setelah dua orang pelaku, Arga Dwi Aprianto dan Kiki Guntur, yang bertugas membeli sabu-sabu lebih dulu dicokok Polisi, lalu terpaksa membongkar rencana pesta rahasia yang akan mereka lakukan.
Paulus hanya bisa bergumam di dalam kosan, setelah sekian lama dua rekannya yang ia tugaskan membeli sabu tak kunjung tiba, hingga jam yang ada diponselnya menunjukkan angka dua dini hari.
Namun gumamannya itu akhirnya berganti menjadi suatu penyesalan yang tiada akhir.
Setelah ia tahu, orang kesekian yang menggedor paksa pintu kosannya bukanlah Arga Dwi Aprianto ataupun Kiki Guntur, rekannya yang ia suruh membeli sabu.
Namun, segerombolan anggota polisi yang berpakaian sipil.
Melihat tamu tak diundang itu merangsek tiba-tiba di dalam kosannya, Paulus hanya bisa terperanjat, seraya terheran-heran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tangan-tahanan-diborgol.jpg)