Sudah 33 Hektare Lahan Terbakar di Wilayah Inhil Selama 2019

TRC BPBD Inhil memberangkatkan tim ke Kecamatan Pulau Burung, karena di daerah itu ada lahan yang sedang mengalami karhutla.

Sudah 33 Hektare Lahan Terbakar di Wilayah Inhil Selama 2019
tribun pekanbaru
TRC BPBD Inhil bersiap berangkat menuju Pulau Burung menggunakan speed boat dari Tembilahan, Senin (2/9) lalu, untuk memadamkan karhutla di wilayah tersebut 

tribunpekanbaru.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Selama tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil mencatat, sudah puluhan hektare lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Inhil.

Karhutla terjadi di beberapa kecamatan antara lain di Pulau Burung, Batang Tuaka, Gaung, Keritang, Kemuning, Kempas, Tempuling, dan lainnya.

“Sampai saat ini sudah lebih kurang 33 hektare lahan yang terbakar karena karhutla,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, Yuspik, kepada Tribun Pekanbaru, Selasa (3/9).

Menurutnya, sampai hari inipun kegiatan pemadaman masih terus dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil di beberapa wilayah yang dilanda karhutla.

Yuspik mengatakan, Senin (2/9) lalu TRC BPBD Inhil telah berangkat ke Kecamatan Pulau Burung untuk mengatasi karhutla yang terjadi di kawasan tersebut. Sebanyak 11 orang dikerahkan oleh TRC BPBD Inhil untuk memadamkan api, yang membakar kebun dan semak belukar di lahan milik masyarakat tersebut.

“Anggota TRC BPBD Inhil fokus melakukan pemadaman karhutla ke Kecamatan Pulau Burung, titik lainnya untuk saat ini tidak ada,” terang Yuspik yang memimpin TRC ke Pulau Burung.

Sementara itu, dua titik panas (hotspot) terpantau di Kabupaten Inhil pada Selasa (3/9) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan data Pusdalops TRC-BPBD Inhil, titik panas pertama terpantau berada di Desa Tegal Rejo Jaya, Kecamatan Pelangiran, dengan Tingkat Kepercayaan (TK) 55 persen.

Lokasi kedua titik panas terpantau di Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, dengan TK 61 persen. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved