Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

IMM Sebut Pemerintah Tak Serius Tangani Karhutla di Indonesia

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) memandang masalah Karhutla adalah isu yang tidak pernah serius ditangani pemerintah.

Editor: Hendra Efivanias
Foto/Istimewa
Ketua DPP IMM, Najih Prastiyo 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) memandang masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah isu yang tidak pernah serius untuk diselesaikan, dan cenderung terjadi pembiaran dari pihak pemerintah.

Pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan terkesan tebang pilih.

Bahkan malah cenderung untuk melindungi pengusaha dan perusahaan pelaku pembakar hutan dan lahan.

Melihat berbagai persoalan yang terjadi ini, DPP IMM mengeluarkan pernyataan sikap.

Melalui rilis yang diterima Tribun, Sabtu (14/9/2019), Ketua DPP IMM, Najih Prastiyo menyebut ada delapan poin sikap yang mereka nyatakan.

Pertama, DPP IMM menyampaikan turut berduka cita atas musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah tahunan ini,” kata dia.

Kedua, DPP IMM mengecam kepada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan tujuan komersial (bisnis).

Tindakan pembakaran hutan dan lahan adalah kejahatan kemanusiaan yang menimbulkan dampak kerugian yang sangat luas terhadap masyarakat.

Baca: Minta Kabut Asap Hilang, Ayat Cahyadi Pimpin Doa Bersama Sambil Menangis

Ketiga, DPP IMM mendesak pemerintah pusat untuk melakukan investigasi terhadap tingginya jumlah titik panas yang muncul di area perkebunan yang dikuasai dan dikelola oleh perusahaan dan swasta.

Keempat, DPP IMM mendesak kepada pemerintah untuk menindak dengan tegas oknum yang terlibat dalam terjadinya Karhutla.

Pemerintah jangan tebang pilih dalam menegakkan sanksi kepada para perusahaan yang membakar hutan dan lahan.

Kelima Pemerintah harus menindak dengan tegas oknum pemerintahan lokal yang terbukti secara hukum terlibat dan  atau melakukan pembiaran terhadap terjadinya Karhutla ini.

Keenam DPP IMM mendesak Pemerintah Pusat untuk melakukan audit investigasi kepada pemerintah daerah yang terjadi Karhutla.

Permasalahan Karhutla penting untuk mendapatkan komitmen dan dukungan penuh dari pemerintah lokal sebagai pemilik daerah yang akan mengatur teknis mekanisnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved