Ditagih Utang Malah Tertawa, Pria Ini Dibacok, Tewas saat Perjalanan ke Rumah Sakit
Ditagih Utang Malah Tertawa, Pria Ini Dibacok, Tewas saat Perjalanan ke Rumah Sakit
Ditagih Utang Malah Tertawa, Pria Ini Dibacok, Tewas saat Perjalanan ke Rumah Sakit
TRIBUNPEKANBARU.COM- Pelajaran bagi semuanya bagaimana harusnya kita berkomunikasi.
Pandai melihat situasi dan kondisi mood seseorang.
Apalagi hal terssebut menyangkut uang yang kini sudah jadi segala-galanya bagi manusia bumi.
Seperti kisah satu ini.
Seorang pria nekat membacok pria lain karena tersinggung.
Pelaku tersinggung dengan cara korban berkomunikasi.
Ditagih utang malah seolah-olah menyelepekan.
Pelaku yang tidak terima dengan cara komunikasi korban, kemudian melayangkan celurit ke bahu korban hingga darah muncrat.
Korban luka dibagian bahu yang menembus rongga dada dan mengenai paru-paru.
Korban pun meninggal dunia.
Tak kunjung membayar utang, Hari Yusni alias Iyus (36) dibacok Nandray (31), temannya. Iyus tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pembacokan bermula saat Nandray mengirim pesan dan menelepon Iyus pada 9 September 2019 sekitar pukul 11.00 WIB, menanyakan keberadaan Iyus.
Nandray berniat menagih utang sebesar Rp 1 juta.
Pesan singkat itu tak dibalas dan saat ditelepon, Iyus mengatankan janji untuk membayar utang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sabit-arit-celurit_20170130_194322.jpg)