Berita Riau

Sudah 10 Hari Murid di Kabupaten Pelalawan Diliburkan karena Kabut Asap, Senin Depan Wajib Masuk

Berarti sudah 10 hari para pelajar dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA di Pelalawan Riau dirumahkan karena kabut asap tebal.

Sudah 10 Hari Murid di Kabupaten Pelalawan Diliburkan karena Kabut Asap, Senin Depan Wajib Masuk
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Anak-anak asyik bermain basket di saat kabut asap tebal di lapangan Ruang Publik Kreatif (RPK) Pangkalan Kerinci, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan memperpanjang libur bagi siswa sekolah selama dua hari, mulai Jumat (20/9) sampai Sabtu (21/9/2019).

Berarti sudah 10 hari para pelajar dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA dirumahkan karena kabut asap tebal.

"Kita tambah lagi libur dua hari, mengingat kabut asap yang masih pekat ini," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SMP Disdik Pelalawan, H Anton Timur Jaelani MH, Kamis (19/9/2019).

Anton menuturkan, jika siswa dipaksakan sekolah dikuatirkan kabut asap mempengaruhi kesehatan para peserta didik.

Di sisi lain, waktunya dinilai tanggung karena akhir pekan dengan jam belajar yang singkat.

Penambahan libur ini berdasarkan Surat Edaran yang diterbitkan Disdik dengan nomor 421/Disdik-PPSD/2019/1099. Menurut Anton Timur, dasar pemberlakuan libur bagi peserta didik berlandaskan surat Disdik Provinsi Riau terkait tindak pengamanan dampak kabut asap.

Kemudian kualitas udara berdasarkan ISPU berkisar 315 sampai 484 yang sangat tidak baik untuk kesehatan. Keputusan merumahkan lagi pelajar atas kesepakatan bersama Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atas.

Disdik memastikan pada Senin (23/9/2019) seluruh anak sekolah akan masuk kembali tanpa terkecuali, meskipun asap masih tebal.

Agar Disdik dan pihak sekolah bis mencarikan solusi jika libur kembali diberlakukan.

"Senin minggu depan, mau asap tebal atau tipis tetap masuk. Jadi di sekolah diputuskan solusinya. Apakah diberi tugas atau semacamnya," ucapnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes membenarkan kebijakan meliburkan anak sekolah lantaran kondisi kabut asap yang belum menunjukan pengurangan.

Termasuk kualitas udara yang masih kategori sangat tidak sehat akibat pencemaran yang tinggi. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved