Berupaya Capai Target Aseptor, BKKBN Riau Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Riau menggelar peringatan hari kontrasepsi sedunia yang dilaksanakan di halaman BKKBN Riau

Berupaya Capai Target Aseptor, BKKBN Riau Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia
TRIBUN PEKANBARU / ALEX SANDER
BKKBN Riau Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia 

Berupaya Capai Target Aseptor, BKKBN Riau Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

TRIBUNPEKANBARU.COM - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Riau menggelar peringatan hari kontrasepsi sedunia yang dilaksanakan di halaman kantor BKKBN Riau, Jalan Terubuk Pekanbaru, Jumat (20/9).

Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dan stakeholder terkait.

Peringatan hari kontrasepsi tersebut ditandai dengan pelepasan balon secara bersama.

Dimana, masing-masing peserta dalam kegiatan tersebut memegang balon, kemudian melepasnya bersama ke udara.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan komitmen bersama terkait pelaksanaan program keluarga berencana (KB) yang dilaksanakan oleh BKKBN dengan pihak terkait.

Plh Kepala BKKBN Provinsi Riau, Sri Wahyuni mengatakan, pihaknya memiliki 13 kegiatan yang dilakukan secara serentak dari nasional, dengan kurun waktu pelaksanaan selama 1,5 bulan.

"Kegiatannya dimulai dari 1 Agustus hingga 15 September 2019. Nanti puncaknya dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 26 September 2019. Selanjutnya seminar pada Oktober mendatang di Jogjakarta," kata Sri Wahyuni.

Selain itu, terkait target yang akan dicapai, dikatakan Sri Wahyuni, pihaknya masih terus mengupayakan agar target aseptor bisa tercapai.

Untuk pencapaian target aseptor sendiri, BKKBN Riau memang masih cukup jauh untuk saat ini. Target BKKBN Riau tahun 2019 ini adalah sebanyak 199.347 aseptor.

Sedangkan pencapaian hingga Agustus 2019 baru sampai pada angka 75 ribu aseptor.

"Kita memang masih cukup banyak PR hingga akhir tahun. Tapi kita masih tetap punya waktu dan terus berupaya untuk mencapai target tersebut," kata Sri.

Adapun salah satu kendala yang dirasakan oleh pihak BKKBN dalam pencapaian target dikatakan Sri yaitu pengurangan anggaran. Sehingga berdampak kepada pencapaian target.

"Tiap bulan kita ditarget 8,3 persen. Tapi kemampuan pencapaian kita masih 5 sampai 6 persen.

Sehingga kita masih terhutang sekitar 3 persen setiap bulannya. Tapi kalau secara komitmen sebenarnya sudah bagus," tuturnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved