Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Uang 100 Juta Lesap setelah Ketut Sukerti Bertemu dengan Pria yang Bertanya Alamat

Uang 100 Juta Lesap setelah Ketut Sukerti Bertemu dengan Pria yang Bertanya Alamat

Editor: Budi Rahmat
Shutterstock
Uang 100 Juta Lesap setelah Ketut Sukerti Bertemu dengan Pria yang Bertanya Alamat 

Uang 100 Juta Lesap setelah Ketut Sukerti Bertemu dengan Pria yang Bertanya Alamat

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pria ini tak habis pikir dengan mudahnya menyrahkan uang Rp 100 juta kepada seorang lelaki yang belakangan diketahui adalah komplotan penipuan.

Korban yang sat itu hendak menukarkan uang bertemu dengan pelaku yang berpura-pura menjadi warga negara asing asal Singapura.

dari pertemuan itulah kemudian korban selanjutnya digiring sampai dengan mudahnya melepaskan uang Rp 100 juta kepada pelaku.

Ketut Sukerti (68) tak menyangka niatnya ke Pasar Sanglah pada Jumat (10/5/2019) pukul 03.00 Wita akan berakhir dengan aksi penipuan.

Saat berjalan di Pertokoan Grand Sudirman Jalan PB Sudirman Panjer, Denpasar, Bali, dia dihampiri pelaku yang mengaku akan menukar uang dolar.

Sukerti masuk dalam perangkap pelaku, bahkan rela menyerahkan uang senilai Rp 100 juta.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya menjelaskan, awalnya korban mau pergi ke Pasar Sanglah untuk membeli buah-buahan.

Sampai di simpang Pasar Sanglah untuk membeli buah-buahan, korban kemudian bertemu pelaku bernama Irawan Sukma yang berpura-pura menjadi orang asing asal Singapura yang menanyakan Jalan Anggrek, Denpasar, untuk menukar uang.

Pelaku meminta bantuan korban dan akan diberi imbalan dolar.

Kemudian, datanglah rekan pelaku yang bernama Laila Safitri (DPO) yang berpura-pura membantu korban agar ikut masuk mobil dan mengantar pelaku.

"Nah di dalam mobil itu juga ada pelaku Waholik dan Armadi. Jadi pelaku itu pura-pura tidak saling kenal dan membujuk korban agar masuk ke mobil dan bersedia mengantarkan ke alamat yang dituju,” paparnya, Jumat (20/9/2019).

Saat di dalam mobil, korban diyakinkan pelaku Irawan yang ingin menukarkan uang dolar yang dibawa dengan rupiah.

Setelah terkena bujuk rayu, korban akhirnya mau menukar uang dolar dengan rupiah miliknya.

Korban mau menukar uang dolar ke riupiah miliknya karena juga diiming-imingi imbalan uang dolar.

“Setelah itu korban diarahkan untuk mengambil buku tabungan hingga akhirnya diantar ke Bank BCA yang ada di Pertokoan Grand Sudirman dan menarik uang Rp 100 juta,” paparnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved