Kabut Asap di Riau

KUALITAS Udara Membaik Tim Satgas Karhutla Rapat Evaluasi Cabut Status Riau Darurat Pencemaran Udara

Kualitas udara membaik, Gubernur Riau Syamsuar bersama Tim Satgas akan rapat evaluasi cabut status Riau Darurat Pencemaran Udara

KUALITAS Udara Membaik Tim Satgas Karhutla Rapat Evaluasi Cabut Status Riau Darurat Pencemaran Udara
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
KUALITAS Udara Membaik Tim Satgas Karhutla Rapat Evaluasi Cabut Status Riau Darurat Pencemaran Udara 

KUALITAS Udara Membaik, Tim Satgas Rapat Evaluasi Cabut Status Darurat Pencemaran Udara di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kualitas udara membaik, Gubernur Riau Syamsuar bersama Tim Satgas akan rapat evaluasi cabut status Riau Darurat Pencemaran Udara.

Meski kualitas udara di Riau sudah membaik pasca kabut asap yang sempat penyelimuti udara Riau sejak sebulan terakhir, namun Pemerintah Provinsi Riau belum berencana mencabut status darurat pencemaran udara, yang telah ditetapkan oleh Gubernur Riau Syamsuar sejak Senin (23/9/2019) lalu.

Baca: BREAKING NEWS: Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto Dilarikan ke RS Awal Bros, Kronologi Versi Polisi

Baca: Massa TOLAK Wakil Ketua DPRD Riau, Kapolresta Pekanbaru Pingsan, Sejumlah Mahasiswa Terinjak-injak

Baca: Sempat Menggila, Hotspot di Dumai Tinggal Dua Titik, Karhutla di Bengkalis Berhasil Dipadamkan

Belum dicabutnya status darurat pencemaran udara ini sudah disepakati dalam rapat bersama tim Satgas BPBD, BMKG, TNI/Polri dan pihak terkait.

Berdasarkan rapat tersebut, kondisi udara Riau sudah membaik namun perlu dilihat kondisi provinsi lain yang berdekatan dengan Riau.

“Belum dicabut, kita evaluasi Jumat sore besok, atau Sabtu pagi. Kualitas udara masih dinamis karena faktor provinsi lain yang jadi pertimbangan,” kata Penjabat Sekdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Kamis (26/9/2019).

Sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar, mengatakan bahwa status keadaan darurat pencemaran udara sudah ditetapkan sampai 30 September.

Namun melihat kondisi udara saat ini bisa saja status tersebut dicabut lebih awal karena kondisi udara di Riau mulai membaik. Selain itu juga berkaitan dengan aktivitas sekolah yang saat ini diliburkan akibat kabut asap tebal.

"Kalau cuaca sudah bagus bisa saja dicabut. Nanti terpengaruh anak sekolah. Sayang kan kalau anak sekolah terlalu panjang liburnya," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar selaku Komandan Satgas (Dansatgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau secara resmi mengumumkan status darurat bencana pencemaran udara, Senin (23/9/2019).

Baca: Pakaian Bekas Barang Bukti Penyelundupan di Riau Hilang Tiba-tiba, Tangkapan Ditpolair Polda Riau

Baca: Satu Orang Warga Riau Jadi Tersangka Pembabat Hutan TNTN, Diduga Lakukan Aktivitas Perambahan Hutan

Baca: DPO Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor atau Curanmor di Riau Ditangkap, Berawal dari Patroli Polisi

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved