Pekanbaru

Satpol PP Pekanbaru Duga Mobnas Vellfire di Tangan Oknum Mantan Anggota Dewan Ini Sudah Dijual

Tim Satpol PP Kota Pekanbaru hanya tinggal menarik satu unit mobil dinas pemerintah kota yang kini masih ditelusuri keberadaannya.

Satpol PP Pekanbaru Duga Mobnas Vellfire di Tangan Oknum Mantan Anggota Dewan Ini Sudah Dijual
internet
Ilustrasi - Mobil dinas 

Satpol PP Pekanbaru Duga Mobnas Vellfire di Tangan Oknum Mantan Anggota Dewan Ini Sudah Dijual

TRIBUNPEKABBARU.COM, PEKANBARU - Tim Satpol PP Kota Pekanbaru hanya tinggal menarik satu unit mobil dinas pemerintah kota. Satu unit mobil dinas itu kini masih ditelusuri keberadaannya.

Mobil dinas itu adalah satu unit kendaraan dinas yang cukup mewah. Satu unit Toyota Vellfire masih dikuasai oleh oknum mantan Anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2009- 2014 berinsial DE.

Mobil dinas ini diduga sudah dijual ke orang lain. Sebab petugas tidak kunjung mendapati mobil dinas itu di rumah DE.

Mereka sudah lakukan penelusuran di rumah DE selama tiga bulan. Tim tidak kunjung mendapati mobil dinas di rumah DE, Jalan Delima, Kota Pekanbaru.

Baca: BREAKING NEWS: Dihadang 2 Lapis Kawat Duri, Mahasiswa Demo di DPRD Riau: Emangnya Kita Teroris?

"Kami sudah tiga bulan telusuri, tidak ada satu kali pun kami dapati mobil dinas itu di rumah yang bersangkutan," papar Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono kepada Tribun, Selasa (1/10/2019).

Agus bersama anggotanya masih menelusuri keberadaan mobil dinas tersebut. Apalagi petugas sempat mendeteksi mobil dinas berada di Provinsi Sumatera Barat.

"Masih kita telusuri, kita tidak diam diri saja. Secepatnya kita tarik," tegas Agus.

Pihaknya bersama tim yustisi sudah menarik delapan unit mobil dinas yang ada di tangan oknum mantan Anggota DPRD Kota Pekanbaru. Awalnya ada sembilan unit mobil dinas yang harus ditarik.

Baca: Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Termuda yang Harta Kekayaannya Rp 9,1 Miliar

Penarikan dilakukan karena mobil itu aset milik pemerintah kota. Apalagi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi isyarat untuk selamatkan aset daerah.

Proses penertiban mobil dinas ini sesuai Peraturan Walikota Pekanbaru No.100 tahun 2018 tentang tata cara penggunaan kendaraan dinas.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved