Perompak di Inhil Hadang Kapal Pembawa Sawit, Uang Nakhoda Kapal Dibawa Kabur

Perompakan kembali terjadi di wilayah perairan Inhil. Kali ini menimpa kapal pembawa 25 ton sawit. Selain uang, sejumlah barang juga dibawa kabur.

Perompak di Inhil Hadang Kapal Pembawa Sawit, Uang Nakhoda Kapal Dibawa Kabur
tribun pekanbaru
Lokasi tempat terjadinya perompakan terhadap KM Melati 02 GT6 di Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil. Perompakan ini terjadi pada Senin (14/10) malam lalu sekitar pukul 20.30 WIB. 

tribunpekanbaru.com - Kapal Motor (KM) Melati 02 GT6 menjadi korban perompak saat melintas di perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, Senin (14/10) lalu sekira pukul 20.30 WIB.

Pelaku yang saat ini masih dalam lidik tersebut, menyerang dan mengambil barang berharga milik nakhoda kapal bernama Hamsari alias Ham (31), dan rekannya bernama Usah alias Iis (20).

Akibat perompakan yang menimpa kapal bermuatan 25 ton buah sawit tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp7.050.000.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan menuturkan, kerugian materi yang dialami korban antara lain uang tunai sebesar Rp1.500.000, satu HP merk Xiaomi Redmi 7 warna biru, dan satu HP Xiaomi Note 5 warna merah.

“Baju-baju dalam tas yang dibawa korban juga diambil beserta satu buah baterai (aki), satu senter, satu speaker, serta dua galen minyak solar,” terang Indra Duaman, Rabu (16/10).

Diterangkan, KM Melati 02 GT6 berangkat dari Parit Muin Desa Gembira sekitar pukul 17.00 WIB, dan kemudian didatangi pelaku saat melintas di perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung. Para pelaku diperkirakan berjumlah 3 orang dan datang dengan menggunakan pompong bermesin Robin.

Selanjutnya para pelaku langsung melompat naik ke KM Melati 02 GT6, serta langsung mengancam kedua orang korban dengan menggunakan parang.

“Pelaku mengatakan, 'jangan bergerak, jangan melawan, mana uang dan mana handphone', lalu para pelaku mengambil aki dan speaker,” jelas Indra lagi.

Tidak hanya sampai di situ, pelaku yang belum puas selanjutnya menanyakan uang milik korban Hamsari, yang akhirnya memberikan uang dari dalam saku celananya sebanyak Rp1.500.000.

“Setelah mengambil uang dan barang milik korban, lalu para pelaku kembali mengatakan kepada korban agar tidak keluar dari kapal, dan selanjutnya langsung pergi meninggalkan Korban,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki peristiwa ini dan mencari pelakunya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved