Pengamat: Harus Dijelaskan Alasan Prabowo Bergabung, Gerindra: Demi Kepentingan yang Lebih Besar

"Tujuan pak Prabowo untuk ikut membantu itu untuk bangsa, berkontribusi apa yang dia mampu untuk negara," jelas Nurzafri.

Pengamat: Harus Dijelaskan Alasan Prabowo Bergabung, Gerindra: Demi Kepentingan yang Lebih Besar
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin) 

Pengamat: Harus Dijelaskan Alasan Prabowo Bergabung, Gerindra: Demi Kepentingan yang Lebih Besar

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pengamat Politik Universitas Riau (Unri) Tito Handoko melihat bergabungnya Prabowo Subianto ke Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Maaruf Amin bisa merugikan Partai Gerindra.

Hanya saja, itu bisa dicegah bila Partai Gerindra bisa memberikan penjelasan kepada rakyat.

"Ini bisa merugikan Partai Gerindra jika tidak bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat alasan gabungnya pak Prabowo ke koalisi," ujar Tito Handoko kepada tribunpekanbaru.com pada Senin (21/10/2019).

Maka untuk di Riau, sangat rentan suara Gerindra berpengaruh pada Pilkada maupun Pemilu 2024 berikutnya, karena kenaikan suara Partai Gerindra di Riau pada pemilu ini karena kesosokan dari Prabowo.

"Kita akui, melejitnya suara Partai Gerindra di Riau karena pengaruh Prabowo di Pilpres 2019, jadi kalau tidak bisa memberikan penjelasan pada masyarakat Riau, maka suara Partai Gerindra akan terancam untuk Pemilu berikutnya," jelas Tito.

Cara penjelasan ke masyarakat juga harus dilakukan secara komprehensif, sehingga masyarakat paham apa tujuan dari Prabowo untuk gabung ke kabinet Jokowi-Maaruf, tentunya alasan gabungnya Prabowo Subianto karena untuk kemajuan bangsa dan persatuan.

Zodiak Besok Selasa (22 Oktober 2019): Leo Saatnya Beraksi, Taurus Butuh Kasih Sayang Nih!

PRABOWO Jadi Menhan? Pengamat: Gerindra Harus Jelaskan kepada Warga Riau Alasan Prabowo Bergabung

Muda & Seksi, Ternyata Si Cantik Ariel Tatum Kerap Hidup Kesepian & Mengidap BPD

"Memang belum ada survei maupun riset dampak gabungnya Prabowo ke kabinet Jokowi-Maaruf, namun kesan yang muncul pada masyarakat adalah inkonsisten Prabowo terhadap pendukung," jelas Tito.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Informasi Strategis dan Pengkaderan DPD Gerindra Riau Nurzafri mengatakan pada Rapimnas Gerindra sebelumnya memang sudah disampaikan Prabowo niat Gerindra hanya untuk membantu Jokowi-Maaruf.

"Baik itu di dalam maupun di luar kabinet Gerindra akan membantu pak Jokowi, itu pesan dari pak Prabowo di Rapimnas," ujar Nurzafri.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved