Indragiri Hilir

Pelaku Curas Bersenjata Api di Inhil Riau Malah Tewas Setelah Dipukul Korbannya

Awal mulanya pelaku sempat disebut korban penganiayaan ternyata pelaku curas.

Pelaku Curas Bersenjata Api di Inhil Riau Malah Tewas Setelah Dipukul Korbannya
Istimewa
Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing, S.IK saat bersama pelaku Abd Muin saat dievakuasikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan. 

Pelaku Curas Bersenjata Api di Inhil Riau Malah Tewas Setelah Dipukul Korbannya

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Seorang pelaku Tindak Pidana (TP) Pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia setelah menjalankan aksinya.

Pelaku Abd. Syamsul (46) meninggal dunia setelah mengancam Jaini (22) beserta Abdul Muin di Pelabuhan Gudang Semen SCG Prt. 04 Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (21/10).

Abd. Syamsul beserta seorang rekannya yang saat ini masih buron mendatangi Abdul Muin dan Jaini saat keduanya sedang duduk di atas pompong miliknya yang disandarkan di pelabuhan tersebut diatas.

Abd. Syamsul dan rekannya menggunakan pompong kecil menggunakan sebo dan masker menghampiri korban dengan alasan meminta uang rokok.

Jaini yang merasa terdesak dan terancam setelah ditodong senjata api oleh Abd. Syamsul, secara reflek memukul ke arah pelaku Abd Syamsul menggunakan 1 bilah besi dengan panjang sekitar 1 meter.

 STORY - Melihat Dekat Anak-Anak Penderita Kanker di Rumah Singgah YKAKI Riau, Semangat Ingin Sembuh

 STORY - Kapal Karam Ibarat Durian Runtuh Bagi Warga di Sungai Apit Riau

MeIihat hal tersebut, rekan pelaku yang tidak diketahui tersebut langsung melarikan diri dengan melompat dari atas pompong ke dalam air dan selanjutnya korban meninggalkan tempat tersebut.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK, melalui Kasat Reskrim Indra Lamhot Sihombing menuturkan, pelaku atas nama Abd Syamsul merupakan residivis dalam perkara 365 di Wilayah Hukum Polres Inhil ini.

Awal mulanya pelaku sempat disebut korban penganiayaan ternyata pelaku curas.

Pelaku ditemukan oleh masyarakat di dalam sampan kecil di TKP dengan luka cukup parah di bagian kepala dalam keadaan pingsan serta berlumuran darah.

Kondisi sampan pada saat itu hampir dipenuhi oleh air. Dan melihat ada Sepucuk senjata rakitan yang berisikan 2 butir peluru, serta senjata tajam yang berada didekat korban.

“Sekira pukul 05.45 WIB petugas mendapat laporan penemuan pelaku ke Polsek Tembilahan Hulu. Kapolsek Tembilahan Hulu bersama Personil mendatangi TKP dan mengevakuasi Pelaku Abd Syamsul ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan,” jelas Kasat Reskrim, Selasa (22/10).

Selain itu, petugas menemukan beberapa buah KTP atas nama Idrus dan identitas lainnya, 1 buah handphone, 1 sebo, dompet berwarna cokelat yang berisikan uang sejumlah Rp. 250.000.

 Penerimaan CPNS Bengkalis Riau Hanya Tersedia 83 Kuota, Terdiri dari Dua Formasi Ini

 Kuota CPNS 2019 untuk Pelalawan Riau Sebanyak 111, Tak Ada Formasi Tenaga Pendidikan, Ini Rinciannya

 Pendaftaran Calon Kades di Kampar Riau Sudah Dibuka, Ini Syarat-syaratnya

 Warga Dumai Siap-Siap, Mulai Besok Ops Zebra 2019 Dimulai, 7 Pelanggaran Ini Jadi Prioritas

Sementara itu terhadap penemuan pelaku yang sempat diduga menjadi korban penganiayaan akhirnya terkuak, setelah Polres Inhil langsung melakukan penyelidikan serta berdasarkan laporan Abdul Muin.

“Sekira pukul 12.00 WIB setelah kejadian, telah datang melapor ke Polsek Tembilahan Hulu Atas nama Abdul Muis mengenai Tindak Pidana Curas yang mengakibatkan Abd Syamsul meninggal dunia, sedangkan 1 orang pelaku melarikan diri dengan cara melompat Sungai Indragiri,” pungkasnya.(Tribuntembilahan.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved