Pemakaman Gadis Ini Dihadiri Ribuan Orang, Pelaku Membakarnya Hidup-hidup Dapat Hukuman Setimpal

Kasus viral seorang gadis yang tewas setelah dibakar hidup-hidup gara-gara melaporkan pelecehan asusila

Pemakaman Gadis Ini Dihadiri Ribuan Orang, Pelaku Membakarnya Hidup-hidup Dapat Hukuman Setimpal
net
Ilustrasi 

Polisi terdengar mengatakan "bukan masalah besar" dan menyuruhnya untuk tidak menutupi wajahnya. 

Video itu kemudian bocor ke media lokal.

Setelah menerima laporan Nusrat, kepala sekolah itu ditangkap pada 27 Maret 2019.

Namun justru itu menjadi awal yang buruk bagi Nusrat.

Sekelompok orang berkumpul di jalan menuntut pembebasan sang kepala sekolah.

Akan Menikah dengan Adly Fairuz, Ini 5 Fakta Angbeen Rishi Sang Calon Menantu Wapres Maruf Amin

Diduga aksi protes itu direncanakan oleh dua murid laki-laki dan politisi lokal.

Orang-orang mulai menyalahkan Nusrat dan itu membuat keluarga gadis malang itu khawatir tentang keselamatannya.

Ribuan orang memadati Feni, kota kelahiran Nusrat untuk pemakamannya.
Ribuan orang memadati Feni, kota kelahiran Nusrat untuk pemakamannya. (SHAHADAT HOSSAIN / BBC)

Pada 6 April 2019, 11 hari setelah dugaan kekerasan asusila, Nusrat pergi ke sekolahnya untuk mengikuti ujian akhirnya.

Pada saat itu, Nusrat ditemani saudara laki-lakinya.

"Saya mencoba membawa saudara saya ke sekolah dan saya mencoba memasuki tempat itu, tapi saya dihentikan dan tidak diizinkan masuk," kata Mahmudul Hasan Noman, sudara laki-laki Nusrat.

Halaman
1234
Editor: Ariestia
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved