Berita Riau

Dugaan Korupsi Pembelian Sapi dan Kambing di Riau Libatkan 11 Orang, Kenapa Jaksa Hentikan Lidik?

Dugaan korupsi berupa mark up harga pembelian ternak sapi dan kambing di Riau libatkan 11 orang dan mereka sempat diperiksa jaksa

Dugaan Korupsi Pembelian Sapi dan Kambing di Riau Libatkan 11 Orang, Kenapa Jaksa Hentikan Lidik?
Tribun Pekanbaru/Dok
Dugaan Korupsi Pembelian Sapi dan Kambing di Riau Libatkan 11 Orang, Kenapa Jaksa Hentikan Lidik? 

Dugaan Korupsi Pembelian Sapi dan Kambing di Riau Libatkan 11 Orang, Kenapa Jaksa Hentikan Lidik?

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dugaan korupsi berupa mark up harga pembelian ternak sapi dan kambing di Riau libatkan 11 orang dan mereka sempat diperiksa jaksa, tapi kenapa jaksa hentikan penyelidikan?

Kasus dugaan korupsi berupa mark up harga ini ditangani Jaksa Penyelidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Anggaran Internet Pemprov Riau Rp 1.2 Miliar tapi Tidak Cukup, Ternyata Pegawai Gunakan untuk Ini

 Gadis Remaja di Riau Kepergok Sekamar dengan Pria di Hotel, Ngaku Warga Pekanbaru dan Tak Punya KTP

 Seleksi CPNS 2019 di Riau, Pemkab Kuansing akan Gelar CAT SKD dan TKD CPNS 2019 di Aula SMA Pintar

 Kecalakaan Naas di Riau, Mobil Pengangkut Ayam Potong Tabrak Buntut Truk, Satu Orang Tewas di Tempat

Kasus dugaan korupsi berupa mark up harga ini terkait pengadaan ternak sapi dan kambing pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau.

Penyelidikan dihentikan Jaksa Penyelidik, karena Jaksa tidak menemukan adanya dugaan mark-up tersebut.

"Jadi kita hentikan penyelidikan itu karena tidak ada kita temukan dugaan mark-up (terkait harga hewan ternak)," sebut Asisten Pidsus Kejati Riau, Hilman Azazi saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com pada Selasa (5/11/2019).

Hilman menuturkan, pembelian hewan ternak tersebut sudah sesuai dalam tata cara aturan.

"Setelah kita cari tahu dan dalami, harga hewan ternak itu sudah sesuai dalam tata cara aturan dalam HPS (Harga Perkiraan Sendiri)," ungkap Hilman.

Sebelumnya pada tahun 2018, Lembaga Independen Pemberantas Pidana Korupsi (LIPPSI) pernah menyampaikan laporan terkait perkara ini ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved