Pertanyakan Pacul Impor, Jokowi: Kamu Buat Pacul Tahun Depan, Saya Beli Ini Puluhan Ribu Cangkul

Jokowi mengatakan, pacul hanya salah satu contoh barang yang bisa diproduksi dalam negeri namun justru diimpor.

Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni Randy (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) 

Pertanyakan Pacul Impor, Jokowi: Kamu Buat Pacul Tahun Depan, Saya Beli Ini Puluhan Ribu Cangkul

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Joko Widodo meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk memprioritaskan barang produksi dalam negeri ketimbang barang impor.

Apalagi, jika memang industri dalam negeri bisa memproduksi barang tersebut, maka Jokowi meminta jangan sampai barang impor justru lebih diprioritaskan.

"Misalnya urusan pacul, cangkul, masa masih impor?" kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019, Rabu (6/11/2019).

"Apakah tidak bisa didesain industri UKM kita, kamu buat pacul tahun depan. Saya beli ini puluhan ribu cangkul," ujar Jokowi.

 

Jokowi mengatakan, pacul hanya salah satu contoh barang yang bisa diproduksi dalam negeri namun justru diimpor.

Aksi Heroik Bocah 11 Tahun di Zimbabwe, Bertaruh Nyawa untuk Congkel Mata Buaya, Selamatkan Teman!

Gerindra Pilih Ahmad Dhani Jadi Wagub DKI Dampingi Anies? Ini Jawaban Ketua DPD Gerindra Jakarta

PENGAKUAN Blak-Blakan Yuni Shara: Mantan Raffi Ahmad Itu Sebut Surat Wasiat & Bahas Pernikahan

Masih ada ribuan contoh barang lainnya.

"Enak banget itu negara yang di mana barang itu kita impor, padahal kita masih defisit transaski berjalan, defisit neraca perdagangan," ucap Jokowi.

Jokowi menyadari kadang impor dilakukan karena barangnya lebih murah ketimbang harus mengembangkan sendiri di dalam negeri.

Tampan dan Cantik, Ini 6 Potret Eks Yuni Shara Raffi Ahmad & Nagita Slavina Pakai Busana Adat Bali

VIDEO DOWNLOAD Lagu Kartonyono Medot Jaji

Cantik Banget, Ini 5 Fakta Menarik Risa Santoso, Lulusan Universitas Harvard Jadi Rektor Usia 27

Namun, impor yang terus menerus akan membuat pertumbuhan lapangan kerja terhambat.

Kondisi ini kemudian berujung pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi.

Jokowi pun meminta LKPP mulai memetakan mana barang yang bisa dibeli dari dalam negeri dan mana yang harus impor.

"Kalau yang impor stabilo merah saja, enggak usah. Lah bagaimana kita masih senang impor padahal neraca perdagangan kita defisit, tapi kita hobi impor," ucap Kepala Negara.

"Kebangetan banget, uangnya pemerintah lagi. Kebangetan kalau itu masih diteruskan, kebangetan," kata Jokowi dengan nada tinggi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Cangkul Masa Masih Impor? Kebangetan!"

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved