Berita Riau
Polisi TEMBAK Mati 2 Pengedar Narkoba di Riau, Amankan Ganja, Sabu-sabu, Pil Ekstasi dan Happy Five
Polisi dari jajaran Polda Riau tembak mati 2 orang pengedar Narkoba di Riau, amankan narkoba jenis ganja, sabu-sabu, pil ekstasi dan happy five
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Polisi TEMBAK Mati 2 Pengedar Narkoba di Riau, Amankan Ganja, Sabu-sabu, Pil Ekstasi dan Happy Five
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Polisi dari jajaran Polda Riau tembak mati 2 orang pengedar Narkoba di Riau, amankan narkoba jenis ganja, sabu-sabu, pil ekstasi dan happy five.
Barang haram ini disita petugas saat melakukan penangkapan terhadap dua bandar narkoba, masing-masing berinisial ASK dan DS.
Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>
• Warga Sebut Jalan Amblas di Riau karena Ditimpa METEOR dan Unsur Mistis, Ini Penjelasan Polisi
• Diduga Persoalan Asmara Pemuda 21 Tahun di Riau Ditemukan Gantung Diri Terungkap dari Selembar Surat
• Intensitas Hujan Semakin Tinggi, BPBD Pelalawan Riau Pantau Ketinggian Debit Air Sungai-sungai Besar
• Pilkada Inhu 2020 Terancam tanpa Anggaran, Pemkab Inhu Tak Kunjung Teken NPHD, Ini Kata KPU Riau
• Jalan Lintas Siak-Buton Riau Tiba-tiba Ambruk Sepanjang 200 Meter, Truk Tronton Tertimbun
Keduanya tewas dalam penangkapan dramatis yang dilakukan di kawasan Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, pada 18 Oktober 2019 dini hari lalu.
Tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan petugas, karena dua pelaku melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
Mereka melakukan perlawanan terhadap petugas, dengan cara melakukan penembakan dengan senjata jenis pistol revolver.
Diduga kuat, keduanya adalah bagian dari jaringan narkoba internasional.
Sabu tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam ember berisi air, lalu dicampur dengan deterjen.
Petugas dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,8 kilogram pada Kamis (7/11/2019).
Selain 4,8 kg sabu, petugas juga memusnahkan barang bukti sekitar 65 kilogram ganja kering.
Narkotika jenis ini disita petugas dari dua tersangka yang sama-sama berinisial F.
Penangkapan terhadap keduanya dilakukan pada 28 Oktober 2019 di kawasan Jalan Lintas Pekanbaru - Duri, tepatnya dekat Simpang Bingung, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai.
Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>
• Pria di Riau Tikam Driver Gojek dengan Pisau, Ingin Ambil Motor Korban, Riza Bonyok Dihajar Massa
• PENGUMUMAN Seleksi CPNS 2019 Kuansing, Klik www.kuansing.go.id dan Pantau Grup WhatsApp Kecamatan
• MISTERI Penemuan Celana Dalam dan Baju Penuh Bercak Darah di Riau, Ada Banyak Bercak Darah di Lantai
Barang bukti ganja didapatkan saat petugas melakukan penggeledahan terhadap mobil yang mereka kendarai. Sebanyak 60 paket ganja siap edar, berhasil diamankan.
Yang mengejutkan, mobil tersebut ternyata sudah dimodifikasi. Bagian lantainya dibuat menjadi ruang tempat penyimpanan ganja.
Kemudian ada banyak laci-laci, serta tempat menyimpan botol minuman keras dan gelas-gelas mirip mini bar.
Puluhan kilogram ganja kering ini dibawa dari Aceh, dengan tujuan Provinsi Jambi.
Namun belum lagi sampai ke tujuan, aparat dari Direktorat Reserse Narkoba yang bergerak cepat, berhasil menghentikan langkah kedua kurir tersebut.
Untuk narkotika jenis ganja kering, dimusnahkan dengan cara dibakar di beberapa tong bekas drum.
Selain narkotika di atas, barang haram lainnya jenis sabu, pil ekstasi dan happy five juga dimusnahkan.
"Narkoba ini hasil penangkapan kita di beberapa lokasi. Ganja kering setelah ditimbang totalnya sekitar 65 kg, sabu 5.738 gram, happy five total 3.766 butir, dan ekstasi 214 butir," ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, saat memimpin pemusnahan barang bukti narkotika.
Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>
• Warga Sebut Jalan Amblas di Riau karena Ditimpa METEOR dan Unsur Mistis, Ini Penjelasan Polisi
• Diduga Persoalan Asmara Pemuda 21 Tahun di Riau Ditemukan Gantung Diri Terungkap dari Selembar Surat
• Intensitas Hujan Semakin Tinggi, BPBD Pelalawan Riau Pantau Ketinggian Debit Air Sungai-sungai Besar
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah banyak membantu dalam pengungkapan kasus narkoba.
Terutama dalam hal memberikan informasi yang akurat.
"Terimakasih kepada masyarakat Riau yang sudah sangat membantu kinerja polisi dalam pengungkapan kasus narkoba ini," sebutnya.
"Harapan kami, kerjasama ini agar tetap terbina, informasi sangat kita tunggu. Mari kita saling bekerjasama, demi bisa menekan peredaran gelap narkoba," sambung dia.
Khusus untuk penangkapan di Dumai yang menyebabkan kedua tersangka meninggal dunia, Suhirman menyatakan, tindakan tegas terpaksa diambil petugas.
Karena kedua tersangka melakukan perlawanan dengan senjata api.
"Dengan berat hati, kami harus berikan tindakan tegas. Ke depan kami tetap konsisten memberantas narkoba. Kepada siapa pun yang melakukan perlawanan, kami tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas," pungkasnya.
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi Ajak Masyarakat Terlibat Cegah Peredaran Narkoba di Riau
Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengajak masyarakat terlibat dalam mencegah peredaran Narkoba di Riau.
Peredaran Narkoba di kota dan di Riau semakin gencar, ini terbukti pengungkapa oleh kepolisian dan BNN.
Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>
• Intensitas Hujan Semakin Tinggi, BPBD Pelalawan Riau Pantau Ketinggian Debit Air Sungai-sungai Besar
• Pilkada Inhu 2020 Terancam tanpa Anggaran, Pemkab Inhu Tak Kunjung Teken NPHD, Ini Kata KPU Riau
• Jalan Lintas Siak-Buton Riau Tiba-tiba Ambruk Sepanjang 200 Meter, Truk Tronton Tertimbun
• Pria di Riau Tikam Driver Gojek dengan Pisau, Ingin Ambil Motor Korban, Riza Bonyok Dihajar Massa
• PENGUMUMAN Seleksi CPNS 2019 Kuansing, Klik www.kuansing.go.id dan Pantau Grup WhatsApp Kecamatan
• MISTERI Penemuan Celana Dalam dan Baju Penuh Bercak Darah di Riau, Ada Banyak Bercak Darah di Lantai
Ayat menyebut perlu ada kerjasama seluruh elemen masyarakat memutus rantai peredaran Narkoba.
"Perlu ada kerjasama semua pihak untuk mencegah peredaran Narkoba," jelasnya usai pengukuhan Satgas Bersih Narkoba (Bersinar) Kecamatan Sail, Kamis (7/11/2019).
Menurutnya, satu cara melibatkan masyarakat adalah membentuk Satgas Bersinar.
Satgas bersinar resmi terbentuk di Kecamatan Sail.
Ada 56 orang anggota Satgas Bersinar Kecamatan Sail dikukuhkan.
Ayat menyaksikan langsung pengukuhan satgas tersebut.
Para anggota satgas adalah RW, RT, Ustadz, imam masjid paripurna dan masjid lainnya, kepala sekolah, kepala LPM, tokoh masyarakat dan kepala puskemas tergabung dalam satgas ini.
Kehadiran Satgas Bersinar nantinya bakal melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Mereka juga memberi pencerahan agar masyarakat terhindar dari bahaya Narkoba.
Ayat juga mengucapkan tahniah kepada Satgas Bersinar di Kecamatan Sail.
Ia mengapresiasi hadirnya satgas ini.
Ayat berharap nantinya satgas serupa dibentuk di kecamatan lainnya.
Ada 12 kecamatan di kota ini.
"Maka sinergi dengan BNN, penting sekali. Sosialisasi pun harus gencar," paparnya.
Satgas nantinya ikut terlibat mencegah keberadaan sindikat dan pemakai Narkoba di lingkungannya.
Ayat menilai hal ini sangat membantu visi Smart City Madani.
"Kita pun berharap nantinya masyarakat bisa bersih dari Narkoba," harapnya.
Bahaya Narkoba sangat banyak.
Pelajar yang terlibat Narkoba tentu tidak serius dalam belajar.
Mereka bakal terganggu karena mengkonsumsi Narkoba.
Pelajar yang terlibat Narkoba bisa saja melakukan tindakan krimimal lainnya.
"Mereka bisa saja mencuri, karena tidak punya uang untuk beli Narkoba. Maka jangan sampai anak-anak kita terjerumus," pesannya.
Ayat juga mengingatkan agar masyarkat tidak takut melaporkan keberadaan pengedar dan pemakai Narkoba.
"Bisa laporkan ke pihak berwajib, BNN atau kepolisian," ujar Politisi PKS.
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda - Polisi TEMBAK Mati 2 Pengedar Narkoba di Riau, Amankan Ganja, Sabu-sabu, Pil Ekstasi dan Happy Five