Ajaran Islam
Tata Cara Ibadah Umrah serta Hal yang Dilarang Selama Umrah
Ibadah Umrah merupakan ibadah yang mirip dengan penyelenggaraan ibadah Haji.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Tata Cara Ibadah Umrah serta Hal yang Dilarang Selama Umrah
TRIBUNPEKANBARU.COM - Ibadah Umrah merupakan ibadah yang mirip dengan penyelenggaraan ibadah Haji.
Perbedaannya ada beberapa, termasuk waktu pelaksanaan ibadah yang tidak sama.
Ibadah Haji hanya dilakukan pada waktu tertentu, yakni antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah.
Khusus untuk ibdah Umrah dapat dilakukan kapan saja, atau dapat dilaksanakan sewaktu-waktu, tanpa ada pengkhusussan waktunya.
Sebelum mekasanakan Ibadah Umrah terlebih dulu harus diketahui dan dipahami sejumlah syarat ini yang tribunpekanbaru.com kutip dari berbagai sumber.
Syarat untuk mengerjakan umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji:
1. Beragama Islam
2. Baligh, dan berakal
3. Merdeka
4. Memiliki kemampuan, adanya bekal dan kendaraan, serta anggaran
5. Ada mahram (khusus bagi wanita)
Tata cara umroh dimulai dengan membaca niat dan memakai pakaian ihram dari miqat-miqat yang telah ditentukan:
1. Miqad
Miqat adalah garis start/mulai seorang jamaah yang hendak melakukan ibadah umroh.
Sebelum miqad dilakukan berbagai persiapan mulai dari mandi, mengenakan pakaian ihram, berwudhu dan mengerjakan sholat sunnah ihram 2 rakaat.
Setelah itu niat mengerjakan ibadah umroh dengan membaca bacaan niat umroh.
"Labbaikallahumma 'umratan"
Yang artinya "Aku sambut panggilanMu ya Allah untuk menjalankan umroh"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/manasik_20180706_141835.jpg)