Jadwal Puasa Sunah di Bulan Rabiul Awal: Dilengkapi Niat & Bacaan Doa
Namun, jika Maulid Nabi jatuh pada Senin atau Kamis, maka bisa menunaikan salat sunah dengan niat puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh.
Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Puasa Ayyamul Bidh biasanya dilaksanakan pada tanggal 13 Dzulhijah.
13 Dzulhijah merupakan bagian dari hari tasyriq, sehingga tidak dianjurkan untuk melaksanakan puasa putih.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979).(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Jadwal Puasa Sunah di Bulan Rabiul Awal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/puasa-nabi-daud-ilustrasi.jpg)