Pelalawan

Disdukcapil Pelalawan Riau Pertimbangkan Pelamar CPNS 2019 dalam Cetak KTP Elektronik

Blanko KTP yang dikirimkan Kemendagri dua bulan terakhir sangat terbatas, sehingga proses pencetakan KTP sedikit terhambat.

Disdukcapil Pelalawan Riau Pertimbangkan Pelamar CPNS 2019 dalam Cetak KTP Elektronik
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Puluhan masyarakat mengantri di depan loket pelayanan di Kantor Disdukcapil Pelalawan, menunggu permohonan administrasi kependudukan beberapa waktu lalu. 

Disdukcapil Pelalawan Riau Pertimbangkan Pelamar CPNS 2019 dalam Cetak KTP Elektronik

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan Riau mempertimbangkan para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dalam mencetak Kartu Tanda Penduduk Eleknik (KTP-el).

Menurut Sekretaris Disdukcapil Pelalawan, Joni Naidi, sebenarnya pihaknya memprioritaskan pencetakan e-KTP bagi warga yang berusia 17 tahun lebih atau yang baru pertama kali memilik identitas.

Pasalnya, blanko KTP yang dikirimkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dua bulan terakhir sangat terbatas, sehingga proses pencetakan KTP sedikit terhambat.

Syarat dan Biaya Pengurusan SKCK di Polresta Pekanbaru, Antrean Orang Naik 100 Persen karena CPNS

Contoh Surat Lamaran CPNS 2019 di 8 Lembaga Kementerian, Klik Link Download di Sini

"Untuk pelamar CPNS akan menjadi pertimbangan bagi kita. Selama blanko masih ada akan kita cetak. Prioritas utama kita memang pemula," kata Joni Naidi kepada tribunpelalawan.com, Rabu (13/11/2019).

Dijelaskannya, sebenarnya dalam seleksi CPNS yang lebih diutamakan adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Namun jika masih bisa dicetak sesuai dengan stok blanko yang ada, pihaknya akan mengupayakan pencetakan.

Saat ini Disdukcapil mengalami kekosongan blanko akibat pembatasan stok dari Kemendagri.

Jika selama ini Pelalawan diberikan 4 ribu sampai 8 ribu, kini hanya 500 keping per bulan. Kondisi ini terjadi di semua daerah se-Indonesia.

Alhasil daftar tunggu pencetakan KTP melonjak hingga ke angka 3.800 pemohon.

"Jadi untuk warga yang KTPnya belu bisa dicetak, kita arahkan mengurus Surat Keterangan atau Suket. Satu jam selesai kok. Fungsin sama seperti KTP," tandas Joni Naidi. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved