Diduga Sesak Nafas saat Mesum Dalam Mobil, Kakek Ini Lalu Tewas di Samping Tetangga Selingkuhannya

Diduga Sesak Nafas saat Mesum Dalam Mobil, Kakek Ini Lalu Tewas di Samping Tetangga Selingkuhannya

Diduga Sesak Nafas saat Mesum Dalam Mobil, Kakek Ini Lalu Tewas di Samping Tetangga Selingkuhannya
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Diduga Sesak Nafas saat Mesum Dalam Mobil, Kakek Ini Lalu Tewas di Samping Tetangga Selingkuhannya

Ya, seorang Kepala Desa di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berinisial K (62) meninggal dunia secara tiba-tiba di dalam mobil yang dikendarainya.

K tewas di dalam mobil yang berpenumpangkan seorang teman wanitanya, DR (44).

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin (18/11/2019) Capricorn Terbelenggu Masalah, Virgo Semangat Membara

Ini Niat & Panduan Lengkap Sholat Hajat, Simak Juga Doa Mustazab Usai Sholat Hajat (VIDEO)

Berdasarkan informasi, sebelum kejadian, keduanya berjanjian untuk bertemu di depan rumah sakit di wilayah Kota Purwodadi, Grobogan, Sabtu (16/11/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah itu, Kaswadi mengajak DR untuk berkeliling kota dengan mengendarai mobil Honda Mobilio berpelat nomor H 8940 VO.
Mobil Kades
Mobil Kades ()

Mobil itu melaju sedang hingga akhirnya menepi di kawasan sepi di wilayah Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi.

Saat itu, keduanya diduga hendak berbuat mesum di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan.

Entah karena apa, saat itu juga, K mendadak sesak nafas dan mengeluh kesakitan.

DR yang saat itu panik kemudian keluar mobil dan meminta pertolongan warga setempat.

Saat dihampiri, nyawa K sudah tak tertolong.

K ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil.

Barang bukti yang ditemukan berupa celana dalam milik K di dalam mobil, beberapa butir pil serta uang tunai jutaan rupiah.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi Siswanto, menyampaikan, dari hasil keterangan yang dihimpun, K diduga hendak melakukan perzinahan di dalam mobil.

Diperkuat dengan alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik K.

"Dugaanya mengarah ke situ (mesum). Untuk beberapa pil yang ditemukan apakah obat kuat masih didalami. Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujarnya saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Minggu (17/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved