Berita Riau
Rofingi Mundur Sebelum Bertarung,Andi Putra Benarkan Pasangannya Undur Diri dari Pilkada 2020
Mundurnya Rofingi ini dibenarkan Andi Putra. "Iya benar bro," kata Andi Putra, Selasa (26/11/2019).
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Rofingi mundur sebagai pendamping Andi Putra di Pilkada Kuantan Singingi (Kuansing), Provisni Riau 2020.
Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra pun harus mencari pasangan baru untuk mendampinginya di Pilkada tahun depan.
Mundurnya Rofingi ini dibenarkan Andi Putra. "Iya benar bro," kata Andi Putra yang juga Ketua Partai Golkar Kuansing ini ketika dikonfirmasi terkait kebenaran mundurnya Rofingi, Selasa (26/11/2019).
Sebelumnya, Rofingi akan mendampingi Andi Putra berlaga di Pilkada Kuansing 2020 sebagai bakal calon wakil bupati. Andi didapuk sebagai bakal calon bupati.
Keduanya sudah mendaftar ke beberapa partai dan menyatakan sebagai pasangan. Misalnya, ke Nasdem, PKS dan partai lainnya.
Namun, belum partai memutuskam memberikan dukungan atau jauh sebelum pertarungan dimulai, Rofingi sudah mundur. Rofingi merupakan Ketua Harian NU Kuansing.
Menggaet Rofingi, selain meraup suara dari kalangan NU, diharapkan bisa menggaet suara kelompok transmigrasi di Kuansing yang jumlahnya cukup besar.
Andi Putra adalah anak dari mantan penguasa Kuansing dua periode yakni Sukarmis. Saat ini, dia menjabat sebagai Ketua DPRD Kuansing dan Ketua Partai Golkar Kuansing.
Andi Putra tidak menjawab ketik ditanya alasan Rofingi mundur. Hanya saja ia memberikan link berita terkait mundurnya Rofingi.
"Sudah ada statemen dari Pak Rofingi semalam," kata Andi.
Dilihat dari link berita yang dikirim Andi Putra tersebut, di dalamnya ada alasan Rofingi mundur. Masih dalam berita tersebut, Rofingi menjelaskan ia sengaja mengundurkan diri sebagai kandidat calon Wakil Bupati Kuansing mendampingi Andi Putra.
Karena disadarinya, kalau dirinya bukanlah orang atau kader dari partai politik (parpol). Untuk maju menjadi kandidat atau calon bupati maupun wakil bupati menurutnya, diperlukan kendaraan politik.
Kabar mundurnya Rofingi ini sudah berhembus dua pekan lalu. Kabar semakin kencang pada pekan lalu.
Informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, Rofingi mundur karena pendanaan. Rofingi tidak bisa menyanggupi sejumlah dana yang sudah disepakati untuk urunan, sebagai modal di Pilkada 2020 nanti.
Sudah Ada Calon Pengganti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ketua-dprd-kuansing-daftar-ke-nasdem.jpg)