Rabu, 29 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Seleb

Lucinta Luna Naik ke Atas Atap Genteng Nangis Teriak-teriak, Curhat Begini Pada Atta Halilintar

Atta Halilintar mengira Lucinta Luna ini akan melakukan percobaan bunuh diri.Namun tangisan Lucinta Luna makin berdengung keras.

Editor: Sesri
Kolase Youtube Lucinta Luna
Lucinta Luna nangis di atas genteng 

"Woy, karir masih panjang, besok aja matinya," ucap Atta Halilintar.

Akan tetapi, Lucinta Luna enggan turun.

Atta Halilintar pun lantas ikutan naik ke atas genteng dan berbicara dari mata ke mata dengan Lucinta Luna.

Setelah Atta Halilintar duduk di sampingnya, Lucinta Luna mencertakan rasa sedih dan depresinya.

Diakui Lucinta Luna, keluarga calon suami belum bisa menerimanya.

"Aku sedih Atta, soalnya keluarga mempelai pria gak bisa menerima aku. Karena aku belum sempurna seperti Lisa Blackpink," curhat Lucinta Luna sambil menangis terisak.

"Kenapa keluarga mempelai pria belum menerima aku?" tangisnya lagi.

Kemudian, Atta Halilintar pun memberikan petuah bijaknya.

"Ya kamu harus mencuri hati keluarga mempelai pria dulu dong," ucap Atta Halilintar.

Namun, Lucinta Luna menyalahkan pemberitaan di media yang membuat dirinya tak bisa diterima di keluarga calon suaminya.

"Karena pemberitaan di luar sana, yang menjelek-jelekkan Ratu. Kamu sebagai orang yang udah dianggep sebagai adek gue, tolong dong bilangin ke mereka," rengek Lucinta Luna.

Akan tetapi, Atta Halilintar menyebutkan bahwa cara Lucinta Luna yang naik ke atas genteng seperti hendak bunuh diri justru tidak akan menyelesaikan masalah

"Ya kamu harus cari hati keluarga itu bukan dengan ngamuk-ngamuk di atas genteng. Kamu temuin papanya," ujar Atta Halilintar.

"Ya gini kak, kalau mau dekat sama orang itu harus baik-baikin keluarganya dulu, ngasih hadiah kek," tambahnya.

 Kemudian, Lucinta Luna pun kembali mengeluarkan uneg-unegnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved