Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Warga Enok, Inhil, Diduga Jatuh dari Sampan, Ditemukan Sudah Mengambang

Warga Enok, Inhil, bernama Muhammad Arfan (59), diduga jatuh dari sampan dan menghilang. Dia kemudian ditemukan tewas mengambang.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: rinaldi
Ist
Proses pencarian korban M Arfan oleh Basarnas dan tim gabungan bersama warga setempat. Arfan diduga jatuh dari sampan dan ditemukan meninggal dunia. 

tribunpekanbaru.com - Pencarian terhadap warga Kecamatan Enok bernama Muhammad Arfan berakhir. Pria 59 tahun yang terjatuh dan tenggelam di Kuala Parit 7 perairan Sungai Batang Enok ini, berhasil ditemukan tim pencari dalam keadaan mengapung dan meninggal dunia, tak jauh dari lokasi jatuhnya korban pada Kamis (19/12) malam sekira pukul 20.30 WIB.

Pencarian yang sudah dilakukan sejak Kamis sore sekira pukul 14.30 WIB itu melibatkan Polsek Enok, Polairud Inhil, Basarnas, dan warga setempat.

Tim beserta masyarakat mencari korban di sepanjang perairan Sei Batang menggunakan jaring, perahu, dan alat tradisional masyarakat setempat.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman melalui Kapolsek Enok, Iptu Fadly menjelaskan, sekira pukul 20.30 WIB saat melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban terjatuh, warga melihat kepala korban muncul di permukaan.

“Warga awalnya menduga seperti sabut kelapa, setelah dilihat dari dekat ternyata kepala korban dengan kondisi mengapung dan sudah meninggal dunia akibat tenggelam. Kemudian warga langsung menghubungi Lurah Teluk Medan dan tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Enok untuk dievakuasi,” jelasnya Jumat (20/12).

Berdasarkan hasil visum Puskesmas Kecamatan Enok, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan.

"Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tutur Fadly.

Berdasarkan keterangan istri korban bernama Samsiah, suaminya sering mengeluhkan sakit kepala, tetapi tidak pernah berobat ke Puskesmas. Adik kandung korban bernama Usman, juga menyebut korban sering mengonsumsi obat sakit kepala dan tubuh korban sering lemas.

“Berdasarkan keterangan medis, sakit kepala yang dialami korban adalah jenis sakit kepala primer atau sakit kepala yang datang berulang–ulang,” tambah Fadhly.

Muhammad Arfan (59) hilang di Sungai Teluk Medan Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil, pada Kamis (19/12) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Sekira pukul 09.00 WIB, saksi atas nama Suratman yang sedang mengantar penumpang mengaku berpapasan dengan korban, saat saksi melintas di Sungai Batang Enok menggunakan pompong, tepatnya di Kuala Parit 8 Sungai Batang Enok.

Kemudian setelah sekitar setengah perjalanan, saat kembali melintas di perairan Sei Batang Kelurahan Enok atau tepatnya di Kuala Parit 7 Sungai Batang Enok, saksi mendapati sampan korban dengan kondisi kosong dan dihanyutkan arus.

Melihat korban tidak berada di dalam sampan, saksi kemudian memberitahukan kepada pihak keluarga korban. Selanjutnya tim pencari dikerahkan untuk melakukan pencarian. (odi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved