KONI Riau Tetapkan Enam Perusahaan Besar Sebagai Dewan Penyantun

Dengan dijadikan Dewan Penyantun, KONI berharap perusahaan di Riau mau membantu persiapan Riau menghadapi PON XX di Papua, Oktober mendatang.

KONI Riau Tetapkan Enam Perusahaan Besar Sebagai Dewan Penyantun
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - KONI Riau sudah menetapkan 6 perusahaan di Riau sebagai Dewan Penyantun KONI Riau. Keenam perusahaan itu adalah SKK Migas, PT Chevron, PT RAPP, PT IKPP, Bank RiauKepri, dan PTPN V.

Tujuan KONI menjadikan perusahaan-perusahaan ini sebagai dewan penyantun dalam struktur organisasi KONI Riau, agar ada rasa saling memiliki dan atlet-atlet Riau bisa diperhatikan. Perusahaan diharapkan bersedia membantu KONI Riau, terutama untuk persiapan atlet Riau menuju PON Oktober mendatang di Papua.

"Kita tidak hanya fokus pada 6 perusahaan ini saja. Perusahaan lain tetap kita mintakan bantuannya, karena selain sudah ada imbauan dari Pak Gubernur, juga demi maksimalnya persiapan atlet Riau," kata Emrizal Pakis, Ketua KONI Riau kepada Tribun, Minggu (12/1).

Dari 6 perusahaan Dewan Penyantun KONI Riau ini, 4 di antaranya sudah diundang membicarakan persiapan Riau menuju PON Papua, pada Senin (6/1) lalu. Empat perusahaan tersebut adalah PT RAPP, PT Chevron, SKK Migas, dan PTPN V. Sementara dua perusahaan lain yaitu PT IKPP dan Bank RiauKepri, tidak datang. Namun kembali diagendakan untuk berkomunikasi dengan KONI Riau.

"Mudah-mudahan dua perusahaan ini sama komitnya dengan 4 perusahaan yang sudah kita undang. Kita sangat yakin," kata Emrizal.

Menurutnya, KONI Riau sudah mendata perusahaan yang bisa memberikan bantuan untuk persiapan atlet Riau. Karena dari puluhan perusahaan yang ada di Riau, setidaknya beberapa di antaranya bersedia berkontribusi.

"Meski nantinya tidak kita masukkan dalam struktur Dewan Penyantun, namun dalam waktu dekat kita undang, dalam waktu dekat ini. Kita juga akan siapkan proposal bantuan, seperti yang diminta 4 perusahaan Dewan Penyantun," terangnya.

Jumlah atlet Riau yang lolos ke PON Papua adalah 197 orang dengan 94 pelatih. Dari jumlah ini, KONI Riau sudah menghitung kebutuhan anggaran yaitu Rp43 miliar. Saat ini, anggaran di APBD Riau yang tersedia Rp20 miliar. Dengan begitu, KONI masih butuh tambahan sebesar Rp23 miliar. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved