Dewan Desak Pemko Pekanbaru Tegas Tertibkan Penjualan Miras Tak Berizin

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri mendesak pemko menertibkan penjualan minuman beralkohol tak berizin.

Dewan Desak Pemko Pekanbaru Tegas Tertibkan Penjualan Miras Tak Berizin
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Tim Satpol PP Kota Pekanbaru menyita ratusan botol minuman alkohol golongan B dari karaoke keluarga, Rabu (8/1/2020) dinihari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri menyoroti temuan minuman beralkohol di karaoke keluarga oleh Tim Satpol PP Kota Pekanbaru.

Dia menyesalkan hal itu dan minta pemko bertindak tegas. "Pemko Pekanbaru mesti ambil tindakan dengan melakukan penertiban di karaoke keluarga, yang terindikasi mejual miras," ujarnya kepada Tribun, Senin (13/1/2020).

Azwendi mendorong pemerintah kota untuk ambil sikap tegas kepada pengelola karaoke keluarga yang menyalahi izin.

Mereka bisa saja mendapat sanksi dari pemerintah kota lantaran menyalahgunakan izin yang diberikan.

"Kalau terbukti melanggar aturan, pemko bisa beri sanksi tegas kepada pengelola karaoke," tegas politisi Partai Demokrat ini.

Pria disapa Wendi ini menyarankan agar seluruh karaoke keluarga ditertibkan. Tim bisa menindak langsung karaoke keluarga yang beroperasi menyalahi izin.

Apalagi minuman beralkohol tidak bisa dijual secara bebas. Pelaku usaha hiburan harus memperoleh Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP MB).

"Jadi harus ada rekomendasi dari DPP karena ada izin khusus. Kita harapkan nantinya penertiban terus berlanjut," paparnya.

Sebelumnya, tim Satpol PP Kota Pekanbaru menyita ratusan botol minuman alkohol golongan B dari karaoke keluarga Jalan HR Soebrantas, Rabu (8/1) dini hari.

Petugas menyita minuman alkohol dengan kadar 5 hingga 20 persen. Minuman alkohol ini disita karena pengelola tidak bisa memperlihatkan rekomendasi izin usaha perdagangan minuman beralkohol.

Satpol PP Kota Pekanbaru memberi peringatan kepada pengelola untuk melengkapi dokumen minuman beralkohol. Mereka memberi waktu kepada pengelola untuk menyerahkan SIUP MB hingga, Senin (13/1) sore.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono berjanji akan menindak tegas pengelola karaoke keluarga jika tidak melengkapi dokumen SIUP MB.

Tim satpol bisa saja menindaklanjutinya dengan melakukan penyegelan.

"Mereka belum bisa memperlihatkan izin minuman beralkohol, kami beri waktu hingga sore ini," tegasnya kepada Tribun, Senin siang. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved