Breaking News:

Dapat Pasokan 10 Ribu Keping Blanko e-KTP, Disdukcapil Pekanbaru Segera Cetak KTP yang Tertunda

Tambahan 10 ribu keping blanko e-KTP untuk Pekanbaru ini, akan dimanfaatkan untuk mencetak KTP warga yang sudah lama tertunda.

Penulis: Fernando | Editor: rinaldi
Tribun Pekanbaru/Nolpitos Hendri
Blanko e-KTP. 

tribunpekanbaru.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, berupaya menggesa proses cetak KTP elektronik atau e-KTP di tahun 2020 ini. Ini setelah Disdukcapil Pekanbaru mendapatkan tambahan pasokan blangko e-KTP sekitar 10 ribu keping pada awal tahun.

Sebelumnya, ada banyak warga Kota Pekanbaru yang sudah melakukan perekaman data sepanjang tahun 2019 lalu. Namun KTP mereka tak kunjugn dicetak lantaran keterbatasan blangko e-KTP.

Menurut data Disdukcapil Kota Pekanbaru, ada 30 ribu lebih e-KTP yang tertunda proses cetaknya selama tahun 2019 lalu, yang telah melakukan perekaman data.

Jumlah ini belum termasuk 3.000 data yang berubah pada tahun 2017 silam. Adanya perubahan data ini terjadi setelah dilakukannya pemekaran kelurahan saat itu.

"Kami berupaya untuk segera mencetak e-KTP yang proses cetaknya tertunda," terang Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita kepada Tribun, Selasa (16/1).

Menurutnya, Disdukcapil berupaya menyelesaikan proses cetak yang tertunda, namun tentunya akan berlangsung secara bertahap. Apalagi saat ini jumlah blangko e-KTP yang tersedia cukup banyak.

"Intinya kami dari Dinas berupaya menuntaskan PR atau KTP elektronik warga yang tertunda pencetakannya," tutur Irma.

Irma tidak menampik bahwa proses cetak e-KTP masyarakat sebelumnya tertunda karena terbatasnya blangko pada akhir tahun 2019 silam. Saat itu, Disdukcapil Pekanbaru hanya memperoleh pasokan blanko e-KTP sekitar 500 keping untuk satu bulan.

Kondisi ini sangat jauh dari kebutuhan blanko e-KTP di Kota Pekanbaru pada akhir tahun lalu tersebut. Namun pada awal tahun 2020 ini, pasokan blangko e-KTP langsung bertambah dalam jumlah yang cukup banyak.

Irma lantas mengimbau agar warga Kota Pekanbaru yang belum merekam data untuk e-KTP, bisa segera merekam datanya. Pihaknya mencatat, masih ada puluhan ribu warga Kota Pekanbaru yang belum melakukan perekaman data untuk e-KTP.

Warga yang tidak kunjung melakukan perekaman data, terancam tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jumlah masyarakat yang belum merekam data ini tercatat sebanyak 37.265 jiwa.

Irma menilai, banyaknya warga yang belum merekam data karena belum ada kesadaran terhadap pentingnya NIK. padahal NIK sangat penting untuk data kependudukan dan untuk warga itu sendiri. Karena itu, Irma mengajak warga untuk segera melakukan perekaman data.

"Kami imbau untuk segera merekam data. Kalau tidak merekam data, nanti bisa saja tidak punya NIK," tuturnya. (fer)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved