Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla

Lima Hari Karhutla di Bengkalis, Kapolres Pimpim Pemadaman Titik Api di Rupat Utara

Pemdaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Rupat Utara juga sampai saat ini masih dilakukan tim gabungan Karhutla Bengkalis.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ilham Yafiz
FOTO/ISTIMEWA
Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, pimpin pemadaman api di lokasi karhutla bersamna tim gabungan. 

Lima Hari Karhutla di Bengkalis, Kapolres Pimpim Pemadaman Titik Api di Rupat Utara

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemdaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Rupat Utara juga sampai saat ini masih dilakukan tim gabungan Karhutla Bengkalis.
Karhutla yang terjadi di Desa Titik Akar Dusun Hutan Samak sudah memasuki hari kelima upaya pemadaman, pada akhir pekan lalu.

Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto kepada awak media.
Luas lahan terbakar sampai saat ini diperkirakan mencapai 10 hektare.

Upaya pemadaman selama lima hari ini mulai membuahkan hasil, dimana api sudah berhasil dipadamkan.
Kapolres Bengkalis mengatakan, saat petugas sedang melakukan upaya pendinginan agar kebakarannya tidak meluas lagi. 
Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh tim dari Polres Bengkalis, Koramil, Polsek, Manggala Agni dan RPK Perusahaan SRL serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis.
"Untuk pemadaman selain dari darat juga kita di bantu oleh pemadaman melalui udara atau water boombing dengan menggunakan helikopter," ungkapnya.
Sementara ketersedian air di lokasi cukup banyak sehingga mempermudah upaya pemadaman. Kapolres juga meminta masyarakat untuk mendoakan agar wilayah Bengkalis khususnya tempat terjadi Karhutla bisa segera dituruni hujan. Sehingga membantu mempercepat upaya pemadaman.(tribunpekanbaru.com/Muhanmad Natsir)


Pemadaman Juga Dilakukan di Tasik Serai

Tim gabungan Karhutla Bengkalis yang dipimpin langsung Danramil 04 Mandau Kapten Arh H Sitorus terus berjibaku memadamkan api Sabtu (18/1/2020) sejak pagi.

Tim yang melakukan pemadaman ini terdiri dari personil Koramil 04 Mandau, Mangala Agni, Damkar, MPA dan tim RPK Arara Abadi.

"Kita dari Koramil menurunkan tim sebanyak sepuluh personil, kemudian dibantu dengan personil Mangala Agni enam orang, Damkar lima orang, MPA Tasik Serai lima orang kemudian RPK Perusahaan Arara Abadi ada lima puluh orang," ungkap Danramil 04 Mandau ini.

Menurut dia, pemadaman hari ini meskipun api belum padam tim gabungan sudah bisa menguasai api tersebut.

Dimana tim gabungan mengepung api untuk mencegahnya agar tidak lagi meluas.

"Luas lahan yang terbakar perkiraan kita mungkin ada sekitar lima belas hektare. Lahan yang terbakar ini kalau dari yang kita lihat di lapangan masih lahan masyarakat, namun penghulu di sini mengatakan ini sudah kawasan hutan lindung GSK," terangnya.

Menurut dia, pemadaman hari ini tidak lagi memakai bantuan udara water bombing. Karena memang kondisi api sudah bisa dikuasai tim darat.

"Kemarin memang ada bantuan tim udara melakukan water bombing dari perusahaan, saat ini tidak lagi karena mungkin pertimbangan dari BPBD sudah tidak dilakukan," terangnya.

Selain melakukan pemadaman Koramil 04 Mandau juga tetap melakukan patroli rutin di wilayahnya.

Patroli dilakukan tidak hanya pagi siang ataupun sore. Tetapi patroli juga tetap dilakukan pada malam hari.

"Kita antisipasi Karhutla tidak bertambah, dengan mengerahkan personil melakukan patroli," tandasnya. (tribunpekanbaru.com/Muhanmad Natsir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved