Siswa Mogok Belajar
Siswa SMA N 3 Rambah Mogok Belajar, Kepala Sekolah Bantah Ancam Guru, Cuma Mengingatkan
Terkait mogok belajar siswa, "Secara pribadi saya kecewa. Tapi, saya tak mau mengomentari itu," ujar Kanedi.
PASIRPANGARAIAN - Kepala Sekolah SMA N 3 Rambah Rohul Riau Kanedi menilai keributan yang menyebabkan siswa mogok pada Selasa (21/1/2020) adalah karena ketidakmengertian para guru terhadap perannya sebagai kepala sekolah.
Ia bahkan mengelak ketika disebut lalai dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.
Terkait mogok belajar dan tuntutan para siswa, Kanedi memilih untuk tidak berkomentar.
"Secara pribadi saya kecewa. Tapi, saya tak mau mengomentari itu," ujar Kanedi.
Saat disebut-sebut jika dirinya sudah mengancam para guru, Kanedi juga membantah hal tersebut.
Menurutnya, apa yang dia sampaikan terkait nasib para honorer tersebut adalah hanya mengingatkan, bukan mengancam.
"Ya, itu terserah mereka saja. Mau memaknainya sebagai ancaman. Saya kan hanya menasehati saja, bukan mengancam," paparnya.
"Saya hanya mengingatkan, kalau para guru tak menjalankan tugas seperti menjadi wali kelas, piket dan lain-lain, mereka bisa tidak diperpanjang dan karirnya akan terancam. Dimana-mana sekolah nanti tidak mau menerima mereka kalau melawan dengan kepala sekolah," jelasnya lagi.
Tak berhenti sampai disitu, Kanedi juga lagi-lagi mengelak ketika disebut-sebut lebih mementingkan urusannya mengurus SMK N 2 Ujung Batu ketimbang mengurus SMA N 3 Rambah.
Kanedi mengakui, dia mengurusi pembangunan SMK N 2 Ujung Batu karena merasa ditunjuk oleh masyarakat setempat untuk mengurusi pembentukan sekolah yang belum lagi beroperasi tersebut.
"Memang sekolahnya (SMK N 2 Ujung Batu, red) belum lagi beroperasi. Tapi, berkat kesukesan saya mengurus pembangunan SMA N 3 Rambah, masyarakat disana akhirnya memilih saya untuk dipercayakan mengurus pembangunan SMK N 2 Ujung Batu. Ini kan prestasi yang para guru juga tidak tahu," sebut Kanedi.
Kanedi bahkan dengan meyakinkan mengatakan, pilihannya terlibat dalam pembangunan SMK N 2 Ujung Batu sudah mendapat restu dari Disdik Provinsi Riau dan Kepala UPTD SMA di Rokan Hulu Hamdani.
"Apa yang saya kerjakan di Ujung Batu itu sudah saya koordinasikan dengan Kadisdik Provinsi Riau dan Kepala UPTD SMA di Rokan Hulu Pak Hamdani," tegasnya.
Diketahui, ratusan siswa SMA Negeri 3 Rambah Rokan Hulu menggelar aksi mogok belajar pada Selasa (21/1/2020).
Siswa yang duduk di halaman sekolah sejak pagi hari tersebut menggelar mogok belajar sebagai bentuk protes kelalaian Kepala Sekolah dalam berbagai kegiatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/siswa-sma-n-3-rambah-mogok-belajar-dan-lakukan-aksi-demonstrasi-ini-penjelasan-wakil-kepala-sekolah.jpg)