Berita Riau

Irjen Arman Depari Geram Ada Oknum Polisi Terlibat Jaringan Narkoba: Hukuman Mati Pantas Buat Dia

Seorang anggota Polsek Rupat, Polres Bengkalis, Brigadir RA ikut ditangkap bersama 3 orang rekannya yang lain, pada Senin.

Irjen Arman Depari Geram Ada Oknum Polisi Terlibat Jaringan Narkoba: Hukuman Mati Pantas Buat Dia
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Irjen Arman Depari dan jajaran saat memimpin ekspos kasus pengungkapan narkotika sebanyak 10 kg sabu dan 60 ribu butir ekstasi, Rabu (19/2/2020). 

PEKANBARU - Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari geram saat mengetahui ada seorang oknum polisi di Riau terlibat dalam sindikat atau jaringan pengedar narkoba.

Dimana seorang anggota Polsek Rupat, Polres Bengkalis, Brigadir RA ikut ditangkap bersama 3 orang rekannya yang lain, pada Senin (17/2/2020) kemarin di Dumai.

BNN Pusat bersama Bea Cukai dalam operasi penangkapan ini, turut menyita narkotika jenis sabu sebanyak 10 kg dan ekstasi 60 ribu

"Salah satu yang terlibat dalam jaringan narkoba ini oknum anggota kepolisian. Saya kira ini menjadi catatan kita semua, terutama kami dari penegak hukum," ucap Irjen Arman, saat memimpin ekspos kasus, Rabu (19/2/2020) di Kantor BNNP Riau.

"Bahwa ternyata bukan masyarakat saja yang bisa direkrut oleh sindikat (narkoba), tapi mereka memang senang dalam tanda kutip jika mereka mampu merekrut para penegak hukum dan petugas resmi yang lain," sambung dia.

Lanjut Arman, dia berharap jika kasus narkoba ini sudah diproses dan masuk ke pengadilan, bagi oknum polisi tersebut harus diberikan hukuman yang lebih berat.

"Bahkan kalau perlu para hakim yang memutus menjatuhkan hukuman mati, saya kira itu pantas buat dia," tegas Jenderal polisi berpangkat bintang dua tersebut.

Karena menurut Arman, disaat aparat sibuk dan terus berupaya keras untuk melindungi dan mencegah masyarakat dari bahaya narkoba, sementara sang oknum sebagai petugas malah melanggar sumpahnya.

Bahkan oknum polisi itu juga mendapatkan keuntungan pribadi dari penderitaan orang lain.

"Oleh karena itu saya himbau, agar dijatuhkan hukuman sekeras-kerasnya," tutur Arman lagi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved