Indragiri Hulu

Kesal Ditagih Utang Rp 200 Ribu, Pasangan Suami Istri Muda di Inhu Riau Ini Habisi Nyawa Nenek Cicih

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keduanya membunuh korban karena kesal ditagih utang.

Kesal Ditagih Utang Rp 200 Ribu, Pasangan Suami Istri Muda di Inhu Riau Ini Habisi Nyawa Nenek Cicih
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
MISTERI Kematian Nenek Cicih Terungkap, Korban Dibunuh, Pelaku Pembunuh Ternyata Pasangan Muda 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Teka teki tewasnya Nenek Cicih (78) di dalam kamarnya yang berlokasi di Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida, Inhu pada Rabu (19/2/2020) akhirnya terkuak.

Pasangan suami istri PI (19) dan SA (17)  warga Desa Petala Bumi, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, kini telah diamankan petugas kepolisian.

Keduanya menghabisi nyawa Cicih gara-gara kesal ditagih utang.

Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran mengatakan, pasutri itu diamankan i Polsek Siberida untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kedua pelaku, sebut dia, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keduanya membunuh korban karena kesal ditagih utang.

"Tersangka mengaku kesal ditagih utang Rp 200 ribu oleh korban," ungkap Misran saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (22/2/2020).

Selain mendalami motif pelaku, lanjut dia, penyidik juga sedang mendalami cara tersangka menghabisi nyawa korban yang merupakan tetangganya.

Saat pemeriksaan awal, tersangka mengaku hanya membenturkan kepala korban ke dinding, yang menyebabkan tulang tengkorak korban patah.

"Keterangan tersangka dengan hasil pemeriksaan ahli forensik berbeda. Tersangka mengaku cuma membenturkan kepala korban ke dinding. Tapi hasil forensik ditemukan tengkorak kepala korban pecah di bagian depan dan belakang. Jadi masih didalami penyidik," sebut Misran.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved