Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Seleb

Gilang Dirga 2 Kali Aborsi Calon Bayinya karena Kelainan Irama Jantung hingga Dapatkan Kritik Pedas

Gilang Dirga dan Adiesty sempat memutuskan untuk melakukan aborsi pada calon bayi mereka, bahkan sebanyak 2 kali.

Tayang:
instagram
Gilang Dirga dan Istri 

Gilang Dirga 2 Kali Aborsi Calon Bayinya karena Kelainan Irama Jantung hingga Dapatkan Kritik Pedas

TRIBUNPEKANBARU.COM - Artis serba bisa, Gilang Dirga, masih harus bersabar untuk mewujudkan keinginannya menjadi orangtua.

Gilang Dirga menikah dengan sang istri, Adiesty Fersa pada 2016 silam.

Kurang lebih 3 tahun berumah tangga, pasangan ini belum bisa menimang buah hati, justru harus merasakan kesedihan demi kesedihan karena kehilangan calon anaknya.

Diketahui Gilang Dirga dan Adiesty sempat memutuskan untuk melakukan aborsi pada calon bayi mereka, bahkan sebanyak 2 kali.

Disebut, keputusan tersebut diambil karena janin dalam kandungan sang istri mengalami gangguan irama jantung atau aritmia.

Bahkan, belakangan keputusan pasangan ini untuk mengaborsi janin justru menuai kritik hingga membuat Gilang Dirga 'ngamuk'.

"Kau bisa ngomong dan sedih tapi kau mikir ga kalo kalimat kau tu bisa menyakiti hati aku terutama bapaknya?," begitu bunyi penggalan kalimat Gilang Dirga yang menjawab kritik seorang warganet.

Sebenarnya, apa itu kelainan irama jantung atau aritmia yang terjadi pada janin dalam kandungan istri Gilang Dirga?

Melansir Nakita.id, Aritmia janin merupakan istilah yang mengacu pada kelainan apa pun pada detak jantung janin.

Kondisi ini termasuk tachycardia yakni peningkatan denyut jantung, atau bradicardia yang merupakan detak jantung yang melambat.

Ketidakaturan ritme jantung ini dianggap bisa membahayakan bahkan bisa menyebabkan kematian pada kondisi tertentu

Denyut jantung normal untuk janin adalah antara 120 dan 160 denyut per menit.

Aritmia janin memang jarang terjadi, persentase kejadiannya hanya 1-2% kehamilan dan biasanya merupakan kejadian sementara.

Namun seperti yang sudah disebutkan, kondisi ini bisa juga menyebabkan kematian janin sehingga harus diwaspadai.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved