Breaking News:

Berita Riau

KECELAKAAN KERJA, Jari Karyawan PT Musim Mas Putus Tertebas Saat Panen Sawit, Begini Kronologinya

Kecelakaan kerja menimpa seorang karyawan PT Musim Mas di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Barani lase bersama istrinya dengan jari jempol tangannya yang dibalut perban. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kecelakaan kerja menimpa seorang karyawan PT Musim Mas di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau pada Rabu (11/3/2020) lalu.

Akibat kecelakaan kerja yang dialami pekerja bernama Barani Lase (37) harus rela kehilangan jari jempol tangan kirinya.

Jempol Barani putus karena kena tebas benda tajam saat melakukan pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) sawit di kebun PT Musim Mas.

Selain kehilangan jari tangan, korban juga kehilangan banyak darah.

Informasi yang diperoleh tribunpekanbaru.com, Barani Lase yang berstatus karyawan melakukan pemanenan di kebun sawit PT Musim Mas di divisi G Blok F estate 5.

Ia ditemani istrinya bernama Juniriyah yang bertugas mengambil biji sawit atau berondolan yang berserak di tanah.

Buah sawit yang sudah dipanen lantas dikumpulkan di satu tempat dan ujung tandan sawit dipotong menggunakan benda tajam.

Saat asik menebas tungkul sawit agar bersih, tanpa diduga alat menyerupai parang itu mengenai tangan kirinya dan tepat di jari jempol.

Tandan Buah Segar atau TBS Kelapa Sawit
Tandan Buah Segar atau TBS Kelapa Sawit (Istimewa)

Jari sempolnya putus dan mengeluarkan banyak darah segar.

Secepatnya ia dibawa istri dan karyawan lain ke klinik dan dirujuk ke rumah sakit.

"Sempat dibawa ke rumah sakit Syafirah Pekanbaru untuk diobati. Sekarang kalau tidak salah sudah sembuh, tapi jarinya tak disambung lagi," ungkap seorang sumber tribunpekanbaru.com yang meminta namanya tak ditulis, Jumat (13/3/2020).

Manager Humas PT Musim Mas, Ibrahim saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kecelakaan kerja yang menimpa karyawan pemanen bernama Barani Lase.

Setelah kejadian, pekerja itu dibawa ke klinik perusahaan.

Kemudian dirujuk ke klinik Dinda di Kecamatan Bandar Petalangan untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved