Pekanbaru

Bocah Perempuan 10 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri

Bocah perempuan yang masih berusia 10 tahun berinisial S, menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya.

Bocah Perempuan 10 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri
Tribun Lampung/Dodi Kurniawan
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bocah perempuan yang masih berusia 10 tahun berinisial S, menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya.

Pelaku berinisial Z alias Kasih (52). Sehari-hari bekerja sebagai cleaning service.

Aksi bejat sang ayah tiri ini, diduga sudah sering dilakukannya dalam kurun waktu satu tahun belakangan.

Dikatakan Kapolsek Tenayan Raya, Kompol M. Hanafi Tanjung, pelaku diketahui merupakan suami ketiga dari ibu korban.

Ayah tiri cabuli anak tirinya yang masih berusia 10 tahun
Ayah tiri cabuli anak tirinya yang masih berusia 10 tahun (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

"Ibunya ini bekerja sebagai petugas kebersihan jalan. Jadi suatu hari saat ibu korban bekerja, pelaku tinggal dengan korban di rumah. Sampai akhirnya pelaku pun mencabuli korban," katanya, Sabtu (14/3/2020).

Dia melanjutkan, saat melakukan aksinya, pelaku mengancam korban, supaya korban tak bercerita ke siapa pun.

"Bahkan pelaku juga membekap korban. Aksinya sudah dilakukan pelaku lebih dari 1 kali, sudah sering," ucapnya lagi.

Hanafi menyebutkan, sampai akhirnya korban sudah tidak tahan lagi. Dia pun menceritakan prilaku ayah tirinya itu kepada wali kelasnya di sekolah.

Mendengar pengakuan korban, wali kelas korban selanjutnya melapor ke Mapolsek Tenayan Raya.

"Dari sana kita lakukan penyelidikan. Setelah cukup bukti, pelaku kita tangkap di rumahnya di Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru," terang Kapolsek.

Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Perbuatan tak senonoh pelaku sudah dilakukannya sejak tahun 2019 lalu.

Ditambahkan Hanafi, pelaku kini sudah ditahan di Mapolsek Tenayan Raya gun mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku kini terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved