Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kebelet KENCAN Saat Darurat Virus Corona, Cewek Spanyol Ini Terobos Lockdown Hingga Distop Polisi

Dikutip Newsweek Minggu (22/3/2020), polisi mengetahui bahwa wanita itu baru saja berkencan dari rumah pria yang ditemuinya di aplikasi kencan.

Google Playstore
Kebelet Kencan Saat Darurat Virus Corona, Cewek Spanyol Ini Terobos Lockdown Hingga Distop Polisi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang cewek di Spanyol ditangkap, setelah dia ketahuan melanggar aturan lockdown virus corona agar bisa berkencan.

Padahal, pria yang ia bela-belain hingga melanggar locdown baru ia kenal lewat medsos.

Harian lokal El Periodico de Catalunya mengabarkan, perempuan itu dihentikan patroli polisi di jalanan kota Tortosa pada Sabtu malam (21/3/2020).

Dikutip Newsweek Minggu (22/3/2020), polisi mengetahui bahwa wanita itu baru saja berkencan dari rumah pria yang ditemuinya di aplikasi kencan.

Kepolisian Los Mossos membenarkan adanya penangkapan gadis yang tidak disebutkan identitasnya itu melalui kicauan di Twitter, Minggu.

Dalam keterangan aparat, perempuan itu ditangkap karena melanggar perintah lockdown, melawan, serta bertindak yang melawan penegak hukum.

Tempat tidur rumah sakit disiapkan di pusat konferensi IFEMA di Madrid, Spanyol, Sabtu (21/3/2020).
Tempat tidur rumah sakit disiapkan di pusat konferensi IFEMA di Madrid, Spanyol, Sabtu (21/3/2020). ((COMUNIDAD DE MADRID/REUTERS))

Pada 14 Maret, pemerintah Spanyol mengumumkan adanya karantina massal demi mencegah virus corona, di mana otoritas melarang warga tetap berada di rumah.

Sebab, saat ini Negeri "Matador" kewalahan menghadapi wabah, dengan status mereka adalah negara dengan tingkat infeksi tertinggi kedua di Eropa.

Madrid melaporkan adanya 33.089 kasus penularan Covid-19, penyakit yang diakibatkan oleh virus itu, dengan 2.182 di antaranya meninggal.

Lockdown itu seharusnya berlaku selama 15 hari. Tetapi pada Minggu, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang hingga 11 April.

Bahkan sebagaimana diwartakan Reuters, ada sejumlah pemerintah region yang meminta agar pusat mengambil sikap lebih tegas demi menangkal wabah.

Sejumlah Turis di Hotel Terenife Spanyol Dikurung karena Ada Suspect Corona: Kami Sudah Muak
Sejumlah Turis di Hotel Terenife Spanyol Dikurung karena Ada Suspect Corona: Kami Sudah Muak (BBC)

Keputusan memperpanjang jelas butuh restu parlemen. Namun saat ini, putusan itu diprediksi mulus setelah oposisi juga ikut mendukung.

Dalam konferensi pers Sabtu, Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan bahwa Spanyol belum akan mengalami momen terburuk.

Meski begitu, dia berjanji bakal melindungi warganya dari patogen yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Sanchez, yang istrinya juga terinfeksi Covid-19, memuji warga Negeri "Matador" yang memutuskan untuk mengikuti imbauan pemerintah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved