Cegah Covid 19

Dari Ruangan Berbeda PN Rengat Gelar Sidang Online Perdana, Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Pelaksanaan sidang online tersebut digelar untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Dari Ruangan Berbeda PN Rengat Gelar Sidang Online Perdana, Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Tribunpekanbaru/Bynton Simanungkalit
FOTO ILUSTRASI - Suasana biasanya ruang sidang PN Rengat. Kini persidangan dilakukan secara online, tidak lagi di ruang sidang sejak Covid-19 atau virus corona mewabah. Persidangan online perdana pada Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Pengadilan Negeri (PN) Rengat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) serta Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Rengat menggelar persidangan online perdana pada Kamis (26/3/2020).

Pelaksanaan sidang online tersebut digelar untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Humas PN Rengat, Imanuel Marganda Putra Sirait mengatakan sidang online ini saat ini hanya diberlakukan untuk sidang perkara pidana.

"Sidang online ini tersambung dari ruangan sidang PN Rengat ke ruang JPU di Kejari Inhu dan terdakwa di Rutan Rengat," kata Imanuel kepada awak media, Kamis (26/3/2020).

Imanuel berkata ada 16 sidang pidana yang digelar hari ini, dan semua sidang dilakukan melalui online.

"16 sidang digelar secara online dan berlangsung dengan lancar," kata Imanuel.

Dalam pelaksanaannya, di depan majelis hakim PN Rengat dipasang monitor yang langsung terhubung ke JPU dan terdakwa. Proses persidangan dilakukan seperti biasa.

Baik pembacaan dakwaan hingga pembacaan esepsi dilakukan secara online.

Hal ini merupakan yang pertama kali dilakukan di PN Rengat.

Meski begitu, seluruh pihak tidak ada yang merasa keberatan sehingga sidang online dapat dilakukan.

Imanuel berkata bahwa sidang online ini merupakan yang pertama digelar di Riau.

Hal ini dilakukan dalam rangka untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan PN Rengat hingga ke Rutan Rengat setelah sebelumnya PN Rengat juga membatasi pengunjung di ruang sidang.

Sementara itu, Imanuel berkata bahwa sidang online ini baru dikhususkan untuk sidang tindak pidana.

"Kalau sidang perdata maupun pengajuan permohonan masih dilakukan seperti biasa, karena menyangkut para pihak yang berpedata," kata Imanuel.

Begitu juga dengan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) juga masih dilakukan seperti biasa. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved